“Secara akademik, anak ini normatif ya, tidak nakal. Beberapa waktu lalu sempat jadi panitia pentas seni Rising Up, yang ditayangkan di YouTube 30 Maret 2022 kemarin. Daffa itu bagian dari panitia,” ujar Slamet Purwo kemarin (4/4).
Atas kejadiaan musibah ini, Slamet meminta seluruh siswa agar waspada. Terutama bagi siswa yang merantau dan jauh dari orang tua. Kepada orang tua, juga diminta pendampingan dan selalu mengecek kondisi anaknya.
“Kami dari sekolah juga sampaikan ke orang tua untuk lebih meningkatkan pendampingan kepada anak-anak, termasuk yang merantau seperti Daffa tadi. Orang tua juga harus mendampingi rutin,” jelasnya.
Kepala Disdikpora DIJ Didik Wardaya mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak sekolah. Menurutnya, kasus kekerasan di jalanan harus diberantas bersama-sama dan saling sinergi.
“Kita saling sinergi, tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri, harus semua pihak. Sekolah melakukan apa, keamanan apa. Tentunya ini sudah kejadian, sudah ranah pidana, harus ditindak sesuai ketentuan,” tandas Didik. (cr4/laz) Editor : Editor Content