Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tidak Nakal dan Aktif Berorganisasi di Sekolah

Editor Content • Selasa, 5 April 2022 | 14:11 WIB
Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 2 Jogja Slamet Purwo.(Wulan Yanuarwati/Radar Jogja )
Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 2 Jogja Slamet Purwo.(Wulan Yanuarwati/Radar Jogja )
RADAR JOGJA - Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 2 Jogja Slamet Purwo membenarkan, korban Daffa Adzin Albasith adalah salah satu siswanya. Daffa merupakan siswa kelas XI IPS 3. Keluarganya berada di Kebumen, Jawa Tengah. Dia tinggal indekos di daerah Jalan Kusumanegara. Daffa merupakan siswa yang aktif berorganisasi.

“Secara akademik, anak ini normatif ya, tidak nakal. Beberapa waktu lalu sempat jadi panitia pentas seni Rising Up, yang ditayangkan di YouTube 30 Maret 2022 kemarin. Daffa itu bagian dari panitia,” ujar Slamet Purwo kemarin (4/4).

Atas kejadiaan musibah ini, Slamet meminta seluruh siswa agar waspada. Terutama bagi siswa yang merantau dan jauh dari orang tua. Kepada orang tua, juga diminta pendampingan dan selalu mengecek kondisi anaknya.
“Kami dari sekolah juga sampaikan ke orang tua untuk lebih meningkatkan pendampingan kepada anak-anak, termasuk yang merantau seperti Daffa tadi. Orang tua juga harus mendampingi rutin,” jelasnya.

Kepala Disdikpora DIJ Didik Wardaya mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak sekolah. Menurutnya, kasus kekerasan di jalanan harus diberantas bersama-sama dan saling sinergi.

“Kita saling sinergi, tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri, harus semua pihak. Sekolah melakukan apa, keamanan apa. Tentunya ini sudah kejadian, sudah ranah pidana, harus ditindak sesuai ketentuan,” tandas Didik. (cr4/laz) Editor : Editor Content
#Jogja