Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rip Current Jadi Penyebab Laka Laut, Dua Insiden Terjadi di Pantai Selatan DIY Selama Libur Lebaran

Agung Dwi Prakoso • Rabu, 25 Maret 2026 | 13:41 WIB

(AI Image Generator)
(AI Image Generator)

JOGJA - Bahaya rip current di Pantai Selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengintai para wisatawan yang ramai berkunjung di momentum libur Lebaran tahun ini.

Meskipun belum ditemui adanya kasus meninggal dunia, namun beberapa insiden kecelakaan (laka) laut terjadi selama periode libur panjang tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP DIY Bagas Senoadji mengatakan terdapat dua laporan insiden laka laut selama libur Lebaran.

Pertama di Pantai Parangtritis, Bantul dan di Pantai Drini, Gunungkidul, Senin (23/3/2026).

Sebanyak empat orang wisatawan terseret ombak karena rip current di Pantai Parangtritis dan satu orang di Pantai Drini.

"Empat orang itu terlalu asyik bermain air dan terseret arus ke tengah dan tenggelam, petugas berhasil memberikan pertolongan dan membawa ke posko hingga klinik terdekat," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (25/3/2026).

Petugas menyelamatkan para korban dengan cara berenang menggunakan pelampung. Dari dua insiden tersebut, dilaporkan tidak ada korban jiwa.

Sepanjang Pantai Selatan diakui banyak terdapat titik rip current yang merupakan jenis arus yang berbahaya karena dapat menarik orang yang berada di lokasi tersebut.

"Masyarakat itu kan banyak yang tidak memahami karena arusnya tenang sebetulnya, tetapi ketok'e (kelihatannya) tenang tapi kencang nariknya," bebernya.

Ciri-ciri lokasi rip current, lanjutnya, warna air lebih gelap dibandingkan permukaan air laut di sekitarnya.

Sebab, warna tersebut menunjukkan kedalaman dasar laut. Namun, justru ombak yang tenang dengan warna air cenderung gelap itu lah yang lebih berbahaya.

"Seluruh petugas selalu diminta mengedukasi, menghimbau kepada masyarakat untuk bermain air di antara bendera yang sudah ditancapkan, bendera yang aman," tuturnya.

Baca Juga: Inggris dan 7 Negara Lain di PBB Tolak Keras Rencana Aneksasi Israel atas Wilayah Palestina

Petugas pantai yang terdiri dari Satlinmas Rescue Istimewa (SRI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) telah memasang bendera batas aman bermain air di setiap pantai.

Dari sisi pengamanan, terdapat 328 personel SRI yang dikerahkan sepanjang libur Lebaran.

​"Sebanyak 328 itu tersebar di tujuh wilayah. Salah satunya wilayah 1 ada dari Sadeng sampai ke Congot. Kemudian, Waduk Sermo, ada di Kaliurang, sama yang ada di kantor juga ada," jelasnya.

Ia juga melihat ada peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung di pantai selama libur Lebaran. Kebanyakan kunjungan ramai setelah H+2 Lebaran. (oso)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#parangtritis #rip current #libur lebaran #pantai drini #Pantai Selatan #laka laut