Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menanti Debut Tim Geypens Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Magang Radar Jogja • Senin, 9 Maret 2026 | 14:36 WIB

Erick Thohir dan Tim Geypens.
Erick Thohir dan Tim Geypens.

RADAR JOGJA - Menjelang gelaran FIFA Series 2026 yang menjadi perhatian publik sepak bola Indonesia tertuju pada daftar “Garuda Calling” yang diumumkan untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Dari sejumlah nama yang dipanggil, salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah pemain muda keturunan Indonesia - Belanda, Tim Geypens, yang berpeluang menjalani debutnya bersama tim senior Garuda.

Pemain berusia 20 tahun tersebut saat ini membela klub Belanda, FC Emmen, dan dikenal sebagai pemain yang mampu beroperasi sebagai bek kiri maupun winger.

Tim Geypens lahir di Oldenzaal, Belanda, pada 21 Juni 2005 dan memiliki garis keturunan Indonesia dari keluarga ibunya.

Pemanggilan Geypens menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia menghadapi turnamen FIFA Series 2026 yang akan berlangsung pada 27 - 30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Dalam daftar awal yang dirilis, pelatih Timnas Indonesia John Herdman memanggil sekitar 41 pemain yang memadukan wajah lama dan sejumlah pemain muda potensial.

Turnamen ini juga menjadi ajang debut Herdman sebagai pelatih kepala skuad Garuda sejak ditunjuk pada awal 2026.

Nama Tim Geypens sendiri menjadi salah satu kejutan dalam daftar tersebut.

Bek muda yang tampil cukup konsisten bersama FC Emmen itu berpeluang menjalani debut di tim senior jika berhasil menembus skuad utama.

Musim ini, Geypens tercatat tampil puluhan kali di kompetisi kasta kedua Belanda dan bahkan menyumbang gol serta assist bagi klubnya.

Kehadiran Geypens di skuad senior juga menarik karena ia sebelumnya sempat dikabarkan menolak panggilan Timnas Indonesia U-22.

Saat itu, fokus bersama klub menjadi salah satu alasan yang membuatnya belum bisa bergabung dengan tim nasional kelompok umur.

Kini, kesempatan baru datang melalui pemanggilan ke tim senior.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya juga menyinggung potensi pemain muda seperti Geypens untuk memperkuat skuad Garuda.

Ia menilai kehadiran pemain diaspora muda dapat menjadi investasi penting bagi masa depan tim nasional.

Erick menyebut bahwa pemain seperti Geypens diproyeksikan untuk menjadi tulang punggung skuad Garuda di masa depan.

Selain itu, Geypens juga dipandang sebagai opsi baru di sektor bek kiri timnas.

Kehadirannya dinilai bisa menambah kedalaman skuad, terutama dalam menghadapi turnamen yang mempertemukan Indonesia dengan tim dari berbagai konfederasi, seperti Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts and Nevis.

Meski demikian, jalan Geypens untuk menembus tim utama tidak akan mudah. Geypens harus bersaing dengan sejumlah pemain berpengalaman yang lebih dulu menjadi langganan tim nasional.

Namun bagi publik sepak bola Indonesia, peluang debut pemain muda diaspora ini tetap menjadi hal yang menarik untuk dinantikan.

Jika akhirnya mendapat menit bermain di FIFA Series 2026, laga tersebut bukan hanya menjadi debut bagi Tim Geypens di tim senior, tetapi juga menjadi simbol dari regenerasi skuad Garuda.

Perpaduan antara pengalaman pemain lama dan semangat baru dari generasi muda yang siap membawa Timnas Indonesia melangkah lebih jauh di kancah internasional. (Lintang Perdana Shynatrya)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#debut #FIFA series 2026 #tim geypens #timnas indonesia