Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sekprov DIY Ingatkan, MBG Ramadan Jangan Sekadar Gugurkan Kewajiban tapi Juga Harus Penuhi Aspek Ini

Agung Dwi Prakoso • Senin, 23 Februari 2026 | 20:36 WIB

Siswa sekolah dasar menunjukkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) edisi Ramadan untuk dibawa pulang berupa arem-arem, pisang, susu kemasan, dan telur rebus, di Kota Jogja, Senin (23/2/2026).
Siswa sekolah dasar menunjukkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) edisi Ramadan untuk dibawa pulang berupa arem-arem, pisang, susu kemasan, dan telur rebus, di Kota Jogja, Senin (23/2/2026).

JOGJA - Sekretaris Provinsi (Sekprov) DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengingatkan menu makan bergizi gratis (MBG) edisi Ramadan harus tetap memenuhi standar gizi dan tidak sekadar menggugurkan kewajiban distribusi.

SPPG diminta memastikan kandungan gizi setiap paket tetap sesuai ketentuan meski terjadi penyesuaian jenis makanan

Made sapaan akrabnya itu pun telah memberikan beberapa catatan menanggapi adanya sorotan publik terkait distribusi MBG edisi Ramadan.

"Jenis makanan MBG saat Ramadan juga harus disesuaikan dengan gizi. Tidak hanya sebatas menuntaskan kebijakan saja," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (23/2/2026).

Terkait ini, dia tidak menyoroti kebijakan penggantian makanan basah ke makanan kering. Namun, penggantian itu harus dibarengi dengan konsistensi pemenuhan gizi yang terkandung dalam satu paket MBG.

"Gizinya sesuai tidak. MBG kan makan bergizi gratis. Menekankannya di gizinya bukan di jumlahnya," tegasnya.

Sebelumnya, dalam satu pekan dilakukan rapat rutin satu kali. Terlebih saat banyak insiden keracunan siswa.

"Mudah-mudahan sudah tidak ada lagi keracunan itu," ucapnya.

Saat ini, pihaknya tengah memantau jenis makanan dalam menu MBG yang disajikan pada edisi bulan puasa.

Setiap SPPG mempunyai menu MBG yang berbeda-beda. Itu akan dikonfirmasi apakah sudah melalui koordinasi dengan sekolah atau belum.

Baca Juga: Cetak Sejarah Baru Indonesia, Aldi Satya Mahendra Dapat Podium Kedua di Race 2 Seri Australia WorldSSP 2026; Saya Tak Akan Berhenti di Sini

"Dulu itu sudah ada perjanjiannya, jadi daftar menu diinformasikan ke sekolah juga. Ini sepengetahuan sekolah atau belum, harus diverifikasi dulu," paparnya.

Seorang wali siswa penerima MBG asal Sleman Wanto mengatakan, ada perbedaan signifikan menu MBG di bulan puasa dibandingkan biasanya.

Mayoritas menu yang diterima anaknya merupakan makanan kering. "Anak pulang, bawa bingkisan isinya makanan kering. Katanya itu MBG," ujarnya.

Baca Juga: Link Live Streaming Persipal Palu vs Persiba Balikpapan, Laskar Tadulako Masih Incar Kemenangan Pertama Musim Ini

Ia tidak keberatan dengan penggantian menu tersebut. Sebab, alasan karena puasa dan supaya bisa dikonsumsi untuk buka puasa cukup logis.

Namun, ia berharap agar SPPG dapat memberikan menu yang variatif. "Khususnya kandungan gizi tetap diperhatikan," harapnya. (oso/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Mbg #Gugurkan Kewajiban #MBG Ramadan #program mbg #Makan Bergizi Gratis #MBG kering #Standar gizi #SPPG