JOGJA - Memasuki H+4 Hari Idul Fitri 1446 Hijriah kepadatan kendaraan masih terasa di Kota Jogja.
Bahkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja memprediksi peningkatan kepadatan akan terus terjadi hingga akhir pekan mendatang.
Kepala Dishub Kota Jogja Agus Arif Nugroho mengatakan, kepadatan kendaraan sudah terjadi sejak satu hari sebelum (H-1) lebaran.
Kondisi tersebut kemungkinan akan terus bertahan hingga puncaknya pada akhir pekan atau Sabtu (5/4/2025).
Dia membeberkan, bahwa hingga Kamis (3/4/2025) jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Jogja tergolong cukup banyak.
Terhitung ada 490.846 kendaraan setara mobil penumpang dengan rata-rata jumlah kendaraan 122.462 kendaraan per hari.
Menurutnya, pada skala harian maupun puncak musim liburan kepadatan kendaraan dipastikan terjadi pada titik-titik destinasi wisata.
Misalnya seperti kawasan Tugu Malioboro dan Kraton (Gumaton) serta pusat oleh-oleh dan kuliner.
“Semalam terpantau sangat padat dan prediksi puncaknya pada besok, malam minggu,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Jumat (4/3/2025).
Dari data Dishub Kota Jogja, kepadatan kendaraan di Kota Jogja mengalami kenaikan 5,12 persen dibandingkan musim libur panjang lebaran tahun lalu.
Kemudian jika dibanding hari-hari biasa kepadatan kendaraan naik 24,19 persen.
Adapun titik kepadatan masuknya kendaraan ke arah Kota Jogja terpantau di enam titik simpang.
Meliputi Simpang SGM, Simpang Demangan, Simpang Pingit, Simpang Jati Kencana, dan Simpang Wirobrajan.
Agus menyampaikan, bahwa mulai hari Minggu (6/4/2025) kemungkinan lalu lintas di Kota Jogja sudah kembali normal.
Dia pun berharap arus balik lebaran tahun ini bisa semakin lancar. Apalagi dengan sudah beroperasinya fungsional Tol Jogja-Solo.
“Prediksi arus balik kami tidak bisa menyampaikan karena Kota Jogja bukan perlintasan, namun semoga semua lancar,” tandasnya.
Sementara itu, Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan kantong parkir di GOR Amongrogo.
Itu dilakukan untuk mengurangi kemacetan di kawasan Malioboro yang selalu padat kendaraan.
Dia pun memastikan, bahwa pemkot juya telah berkoordinasi lintas sektoral untuk menjaga kelancaran arus mudik.
Sehingga harapannya selama masa libur panjang lebaran tahun ini Kota Jogja tetap dalam situasi kondusif.
“Semoga tidak ada persoalan yang signifikan menjelang lebaran dan setelahnya,” tegas Hasto. (inu)
Editor : Meitika Candra Lantiva