RADAR JOGJA - Pemkot Jogja belum menerapkan aturan khusus tentang kewajiban pemilik kendaraan roda empat wajib mempunyai garasi. Untuk mencetuskan kebijakan itu, DPRD dan Pemkot Jogja masih dalam tahap observasi perihal krodit atau tidaknya peraturan itu diterapkan.
"Kalau perda kita belum buat. Perwalnya juga belum buat (aturan tentang pemilik mobil wajib mempunyai garasi," ujar Ketua DPRD Kota Jogja Danang Rudiyatmoko kepada Radar Jogja (20/4).
Danang mengakui pernah beberapa waktu lalu melakukan studi ke Kota Depok. Hal itu dikarenakan Kota Depok sudah membuat Peraturan Wali Kota tentang kewajiban pemilik mobil mempunyai garasi. "Tidak efektif yang di Depok. Jadi memang itu lebih pada dilakukan oleh kearifan lokal (pemangku wilayah)," tuturnya.
mobil Baca Juga: Jangan Kaget! Ratusan Mobil Kuno Bakal Susuri Rute Magelang-Jogja, Rally Mobil Kuno Bakal Dihelat di Alun-alun Magelang
Ia menyimpulkan untuk di Kota Jogja kemungkinan bisa dilakukan seperti membuat garasi sendiri antarwilayah setempat. Artinya, pembuatan garasi bersama itu dilandasi dengan kesepakatan bersama. "Yang penting jalan atau gang yang dipakai parkir kendaraan bisa dilewati dua mobil," jelasnya.
Secara umum dirinya menilai regulasi itu sedang dalam tahap analisa dan observasi untuk diberlakukan atau dibuat di Kota Jogja. Hal itu perlu menimbang apakah diperlukan atau tidaknya aturan tersebut.
"Karena memang (aturan itu) demi kenyamanan. Lalu keamanan, termasuk akses jalan yang tidak terganggu. Misal ada ambulans atau peristiwa yang darurat. Memang kita sedang mengukur semua aspek di Jalan Kota seperti lebar jalan dan sebagainya," tambahnya.
Danang menyampaikan selama lebar jalan masih memenuhi standar kenyamanan pengguna jalan, permasalahan itu bisa diserahkan kepada kebijakan masyarakat setempat. Seperti melalui rembug warga lewat RT atau RW.
"Mereka kan punya kearifan lokal untuk menyesuaikan itu. Mungkin kalau kemarin karena Lebaran jadi banyak garasi yang kebetulan penuh, kemudian mobil banyak di luar," jelasnya.
Fenomena pada momen libur Lebaran itu, menurutnya, tidak bisa dihindari karena pemudik lebih memilih kendaraan sendiri untuk ke Kota Jogja. Sehingga saudara atau kerabat yang tinggal di Jogja juga bingung untuk penempatan kendaraan.
Baca Juga: Brakk!! Mobil Sport Jenis VW Tabrak Pohon di Kulon Progo, Begini Kondisi Pengemudinya
"Kalau komplain, menurut laporan dari Polres Jogja, tidak ada peristiwa yang berarti. Artinya hal hal rawan keamanan seperti pencurian tidak ada," tandasnya. (oso/laz)
Editor : Satria Pradika