Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lawan Elitisme dan Fragmentasi, BEM UGM Resmi Berubah Nama Jadi Sema

F
Penulis: Fahmi Fahriza❯
SIMBOLIS: Sesi deklarasi perubahan bentuk dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM menjadi Serikat Mahasiswa (Sema) UGM Senin (1/6). (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
SIMBOLIS: Sesi deklarasi perubahan bentuk dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM menjadi Serikat Mahasiswa (Sema) UGM Senin (1/6). (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

Advertisement

SLEMAN - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi bertransformasi menjadi Serikat Mahasiswa (Sema) UGM. Deklarasi organisasi baru tersebut digelar di Bundaran UGM bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila Senin (1/6).

Plt Ketua BEM UGM sekaligus Ketua Sema UGM 2026 Sheron Adam Funay menjelaskan, transformasi tersebut merupakan respons atas berbagai persoalan yang selama ini dinilai melekat pada organisasi mahasiswa. Termasuk elitisme dan fragmentasi gerakan di BEM.

Advertisement

Menurutnya, Sema UGM hadir dengan model organisasi yang berbeda dari BEM yang selama ini dikenal sebagai organisasi eksekutif mahasiswa tingkat universitas. "Sema itu bukan lagi sebagai badan eksekutif yang hierarkis, tetapi yang egaliter,” bebernya. 

Sema, lanjutnya, menyetarakan kedudukan mahasiswa hingga tingkat fakultas. “Kami coba obati berbagai macam penyakit, terutama fragmentasi gerakan itu sendiri," ujar mahasiswa Fisipol UGM ini.

Advertisement

Menurutnya, perubahan yang dilakukan bukan sekadar pergantian nama organisasi. Sebab terdapat perubahan mendasar dalam cara kerja dan posisi organisasi di lingkungan kampus. 

Ia menjelaskan Sema tidak lagi mengklaim sebagai representasi tunggal seluruh mahasiswa UGM. Sebaliknya, organisasi tersebut hanya mewakili anggotanya sendiri dan menempatkan organisasi mahasiswa lain pada posisi yang setara.

"Suara mahasiswa UGM itu dimiliki oleh masing-masing, tidak dimiliki oleh BEM. Serikat Mahasiswa UGM kepentingannya untuk anggota saja, bukan untuk secara seutuhnya," katanya.

Selain itu, Sema UGM juga mengubah mekanisme regenerasi kepemimpinan. Jika sebelumnya BEM dipilih melalui Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa), kini pemilihan dilakukan secara internal dengan basis meritokrasi, berdasarkan kemampuan, kompetensi, dan prestasi. 

Sheron menilai Pemilwa selama ini memiliki persoalan yang menyerupai dinamika politik nasional, mulai dari patronase hingga praktik-praktik politik yang tidak sehat. "Kita coba menjunjung tinggi meritokrasi dan kerja keras teman-teman, jadi mereka mendapat posisi strategis karena kemampuannya, bukan karena kemenangan politiknya," ungkapnya.

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tim Peneliti UGM Turun Tangan Selidiki Teror Api di Seyegan Sleman, Dugaan Awal Mengarah ke Gas yang Mudah Terbakar

Tim Peneliti UGM Turun Tangan Selidiki Teror Api di Seyegan Sleman, Dugaan Awal Mengarah ke Gas yang Mudah Terbakar

Misteri kemunculan api berulang di rumah milik Agus Yani di Padukuhan Kasulan, Kalurahan Margodadi, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, terus menjadi perhatian berbagai pihak.

Tim Peneliti UGM Selidiki Teror Api Misterius di Rumah Agus Yani Seyegan Sleman, Temukan Hal Ini!

Tim Peneliti UGM Selidiki Teror Api Misterius di Rumah Agus Yani Seyegan Sleman, Temukan Hal Ini!

Misteri kemunculan api berulang di rumah milik Agus Yani di Padukuhan Kasulan, Kalurahan Margodadi, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, terus menjadi perhatian berbagai pihak. Dalam sepekan terakhir, api dilaporkan..

Pemprov dan DPRD DIY Kebut Renovasi Stadion Mandala Krida tanpa Tabrak Regulasi: Libatkan UGM Susun MC-0

Pemprov dan DPRD DIY Kebut Renovasi Stadion Mandala Krida tanpa Tabrak Regulasi: Libatkan UGM Susun MC-0

Pemprov bersama DPRD DIY mempercepat renovasi Stadion Mandala Krida dengan menggandeng Fakultas Teknik UGM untuk menyusun dokumen mutual check 0 persen (MC-0) sebagai dasar rehabilitasi stadion.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer