Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kunjungan Wisataatawan DIY Baru 66 Persen dari Target, Dispar Gencarkan Promosi Digital

C
Penulis: Cintia Yuliani❯

Wisatawan melintas di kawasan Malioboro, Kota Jogja, Rabu (26/8/2026). Dispar DIY menyiapkan lima strategi untuk menjaga kunjungan wisatawan saat memasuki periode low season September-November 2026. Foto: Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja


Advertisement

Wisatawan melintas di kawasan Malioboro, Kota Jogja, Rabu (26/8/2026). Dispar DIY menyiapkan lima strategi untuk menjaga kunjungan wisatawan saat memasuki periode low season September-November 2026. Foto: Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja

JOGJA - Kunjungan wisatawan ke DIY hingga Agustus 2026 baru mencapai 66 persen dari target tahunan. Berdasarkan data tersebut, rata-rata persentase capaian wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 75,79 persen. Capaian wisnus baru 65,47 persen dari target, sedangkan wisman telah mencapai 86,11 persen.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Eling Priswanto mengatakan, target kunjungan wisnus sepanjang 2026 ditetapkan sebanyak 8.750.000 orang. Sementara itu, target kunjungan wisman sebanyak 230.000 orang.

Advertisement

"Berdasarkan data BPS realisasi per Agustus 2026, wisman 198.059 orang dan wisnus 5.728.370 orang," kata Eling Selasa (13/10).

Dengan capaian tersebut, total kunjungan wisnus dan wisman mencapai 5.926.429 orang dari target gabungan 8.980.000 orang. Artinya, masih ada sekitar 3,05 juta kunjungan yang perlu dikejar hingga akhir tahun.

Advertisement

Untuk mengejar target tersebut, Dispar DIY memperkuat promosi digital melalui portal Visiting Jogja, media sosial, dan video promosi. Promosi juga diperluas melalui agen perjalanan, maskapai, serta kegiatan fam trip untuk memperkenalkan berbagai destinasi kepada calon wisatawan.

Selain promosi, Dispar DIY memperkuat penyelenggaraan agenda pariwisata melalui penyusunan Calendar of Event DIY. Berbagai kegiatan budaya, kuliner, fesyen, musik, dan ekonomi kreatif diharapkan mampu menarik kunjungan sekaligus mendorong wisatawan tinggal lebih lama.

"Kami juga akan menyelaraskan jadwal event dengan paket wisata serta penawaran akomodasi," tuturnya.

Dispar DIY juga berupaya memperluas pasar dan memeratakan persebaran wisatawan melalui pengembangan produk wisata berbasis budaya, alam, desa wisata, gastronomi, serta wellness. Wisatawan akan diarahkan ke destinasi alternatif untuk mengurangi konsentrasi kunjungan di lokasi tertentu.

"Kami bekerjasama dengan biro perjalanan dan pelaku industri pariwisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan," pungkasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Optimistis 11 Juta Kunjungan Tercapai Tahun Ini, Dispar: WJNC 2026 Ditarget Raup 60 Ribu Wisatawan

Optimistis 11 Juta Kunjungan Tercapai Tahun Ini, Dispar: WJNC 2026 Ditarget Raup 60 Ribu Wisatawan

JOGJA – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja optimistis target kunjungan wisatawan mencapai 11 juta orang tahun ini dapat tercapai. Salah satunya melalui agenda besar tahunan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC).

Niat Jogging di Malioboro, Wisatawan Ikut Membatik

Niat Jogging di Malioboro, Wisatawan Ikut Membatik

Seribuan peserta mengikuti Simfoni 1001 Pembatik dengan membatik bersama di sepanjang Jalan Malioboro, kemarin (3/10) pagi. Kegiatan yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIJ bersama sejumlah pihak itu turut men

Rasa Tetap Konsisten, Gudeg dan Jenang di Pasar Ngasem Konsisten Dicari Warga dan Wisatawan

Rasa Tetap Konsisten, Gudeg dan Jenang di Pasar Ngasem Konsisten Dicari Warga dan Wisatawan

Aroma gudeg, rempah jahe, kayu manis, dan santan bercampur sejak pagi di sudut Pasar Ngasem, Jogja. Di tengah menjamurnya kafe dan kuliner kekinian, makanan tradisional masih menjadi daya tarik tersendiri bagi warga ...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer