Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BGN DIY Pecat Pegawai SPPG Dlingo Bantul yang Diduga Nerempati

C
Penulis: Cintia Yuliani❯
Pegawai SPPG Dlingo yang Diduga Nerempati akhirnya dipecat
Pegawai SPPG Dlingo yang Diduga Nerempati akhirnya dipecat

Advertisement

JOGJA - Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Daerah Istimewa Jogjakarta (DIY) telah memecat pegawai SPPG Muntuk, Dlingo, Bantul. Setelah adanya video viral karena dugaan pernyataan pegawai SPPG Dlingo yang dinilai tidak menunjukkan empati terhadap korban terdampak keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Karo, Sumatera Utara. 

Koordinator Regional BGN DIY Wirandita Gagat Widyatmoko mengatakan, keputusan pemecatan tersebut adalah bagian dari upaya menjaga standar perilaku, etika, dan profesionalitas seluruh jajaran dalam penyelenggaraan Program MBG di DIY. Sebelum diberhentikan, pihaknya juga telah melakukan penanganan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

"Ini menjadi pelajaran bagi seluruh jajaran, bekerja dalam Program MBG tidak hanya dituntut punya kemampuan teknis, tetapi juga etika, empati, sensitivitas, dan tanggung jawab berkomunikasi.” jelasnya Minggu (20/9). 

Advertisement

Gagat mengatakan, setiap kejadian yang berkaitan dengan keamanan pangan harus menjadi perhatian bersama. Jika terdapat masyarakat atau penerima MBG yang diduga terdampak keracunan, seluruh pegawai SPPG yang terlibat harus mengedepankan rasa kemanusiaan, empati, serta sikap saling menghormati. 

"Bukan menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan candaan ataupun olok-olok," tegasnya. 

Advertisement

Dia pun mengingatkan agar pegawai di SPPG, berhati-hati dalam menggunakan media sosial maupun menyampaikan pernyataan di ruang publik. Setiap pernyataan yang disampaikan oleh personel SPPG dapat memengaruhi anggapan masyarakat terhadap penyelenggaraan Program MBG secara keseluruhan.

“Kita harus memahami sensitivitas persoalan yang sedang dihadapi masyarakat," pesannya. 

Dia mengingatkan, jangan sampai persoalan yang seharusnya menjadi pembelajaran bersama justru dikomentari dengan cara yang tidak tepat. Empati dan saling menghormati harus menjadi bagian dari budaya kerja di SPPG. 

Setelah adanya kejadian ini, dia mengarahkan kepada seluruh jajaran di BGN Regian DIY agar tidak terjebak di dalam polemik. Justru, adanya permasalahan ini, dijadikan sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan.  

"Saat ini perhatian masyarakat terhadap Program MBG semakin besar," katanya. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dinilai Efektif Tekan Sisa Makanan, Uji Coba MBG Prasmanan di DIY Dapat Respons Positif

Dinilai Efektif Tekan Sisa Makanan, Uji Coba MBG Prasmanan di DIY Dapat Respons Positif

BGN DIY menilai uji coba Makan Bergizi Gratis (MBG) sistem prasmanan di Kulon Progo dan Sleman berjalan baik. Perluasan sistem masih menunggu evaluasi dan arahan dari BGN pusat.

Cegah Tawuran hingga Jaga Kualitas Makanan di SPPG, 53 Personel Polresta Magelang Terima Penghargaan

Cegah Tawuran hingga Jaga Kualitas Makanan di SPPG, 53 Personel Polresta Magelang Terima Penghargaan

Sejumlah personel menerima penghargaan dalam Apel Jam Pimpinan yang digelar di Halaman Apel Polresta Magelang, Rabu (4/11).

Uji Coba MBG Model Prasmanan di SD Muhammadiyah Lancar, Kelanjutan Program Tunggu Arahan

Uji Coba MBG Model Prasmanan di SD Muhammadiyah Lancar, Kelanjutan Program Tunggu Arahan

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda DIJ melakukan uji coba distribusi menu makan bergizi gratis (MBG) model prasmanan. Penerapannya di SD Muhammadiyah Bantar, Kalurahan Banguncipto sejak Senin (5/10) lalu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer