Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Uji Coba MBG Model Prasmanan di SD Muhammadiyah Lancar, Kelanjutan Program Tunggu Arahan

AA
ANTUSIAS: Siswa SD Muhammadiyah Bantar melakukan pemorsian makanan MBG model prasmanan. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
ANTUSIAS: Siswa SD Muhammadiyah Bantar melakukan pemorsian makanan MBG model prasmanan. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

Advertisement

 

KULON PROGO - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda DIJ melakukan uji coba distribusi menu makan bergizi gratis (MBG) model prasmanan. Penerapannya di SD Muhammadiyah Bantar, Kalurahan Banguncipto sejak Senin (5/10) lalu.


Pantauan Radar Jogja, hari keempat uji coba MBG model prasmanan digelar dengan lancar. Menu MBG sampai di sekolah sekitar pukul 08.45, Jumat (9/10). Mobil box pengantar kemudian mendistribusikan puluhan ompreng MBG ke dalam sekolah. Termasuk termos berisikan nasi dan wadah saji prasmanan yang tersegel rapi turut diturunkan dari kendaraan pengangkut.

Advertisement


Petugas SPPG yang telah menggunakan APD, lantas melakukan pengecekan makanan yang hedak dikonsumsi siswa. Khusus menu prasmanan, petugas membuka segel wadah dan melakukan pengecekan mendalam. Paling utama pengecekan suhu makanan, menggunakan termometer makanan.


Setelah memastikan makanan aman, lima siswa diminta mengenakan APD, seperti masker, tutup kepala, hingga celemek. Mereka bertugas sebagai pemorsi makanan. Sebelum bertugas, mereka terlebih dahulu diajarkan untuk melakukan pemorsian mandiri. Setelah dianggap bisa, siswa mulai mengantre untuk mendapat menu MBG.

Advertisement


Walau sedikit kaku, kelima siswa dapat melakukan pemorsian dengan sesekali dibantu petugas SPPG. Pemorsian makanan memakan waktu sekitar 10-15 menit. Makanan baru biaa disantap sekitar pukul 09.20.


Kepala SPPG Polda DIJ Suci Rahayu menyampaikan, uji coba MBG model prasmanan dimulai sejak 5 Oktober hingga 16 Oktober mendatang. Targetnya, adalah siswa SD Muhammadiyah Bantar yang duduk di kelas 5 dan 6, sejumlah 47 siswa. 


Selama uji coba pihaknya akan terus melakukan evaluasi. Terkait kelanjutan pasca uji coba, SPPG masih menunggu arahan. "Sejauh ini pelaksanaannya lancar, semoga uji coba ini bisa berdampak postif untuk keberlanjutan program," ucapnya, Jumat (9/10).


Suci menyampaikan, sepanjang uji coba tak ditemukan kendala yang berarti. Lantaran, SPPG hanya perlu menyesuaikan diri. Terutama menyiapkan makanan yang disajikan langsung dengan cara prasmanan. Termasuk menyiapkan petugas yang turut hadir melakukan pengecekan makanan.


Dari segi pelaksanaan, operasional MBG model ompreng dinilai lebih praktis. Lantaran, SPPG cukup melakukan pemorsian di dalam dapur. Sedangkan, model prasmanan menerapkan pemorsian di luar dapur, tepatnya di sekolah. 

Advertisement
Editor : Sevtia Eka Novarita
Sumber : Radar Jogja
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Disdik Sleman Tak Diajak Komunikasi soal Siswa Jadi Petugas Pemorsian MBG Prasmanan

Disdik Sleman Tak Diajak Komunikasi soal Siswa Jadi Petugas Pemorsian MBG Prasmanan

Pelaksanaan uji coba program makan bergizi gratis (MBG) secara prasmanan menuai sorotan karena melibatkan siswa sebagai petugas pemorsian. Mekanisme itu dinilai berpotensi melanggar hak pendidikan anak. Kondisi tersebut

Uji Coba MBG Prasmanan di Kulon Progo, Menu Lebih Hangat tapi Boros Waktu Pada saat Pemorsian

Uji Coba MBG Prasmanan di Kulon Progo, Menu Lebih Hangat tapi Boros Waktu Pada saat Pemorsian

Uji coba distribusi menu makan bergizi gratis (MBG) dengan model prasmanan telah dilakukan di SD Muhammadiyah Bantar, Kalurahan Banguncipto. Selama empat hari uji coba, penyajian MBG mendapat apresiasi karena makanan mas

Uji Coba MBG Prasmanan di Kulon Progo, Menu Lebih Hangat Tapi Boros Waktu Saat Pemorsian

Uji Coba MBG Prasmanan di Kulon Progo, Menu Lebih Hangat Tapi Boros Waktu Saat Pemorsian

Uji coba makan bergizi gratis (MBG) prasmanan telah dilakukan di SD Muhammadiyah Bantar, Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Kulon Progo selama empat hari. Penyajian MBG mendapatkan apresiasi karena makanan...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer