Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkot Jogja Hilangkan Perjalanan Luar Negeri, Dewan Pangkas Perdin 50 Persen 

AI
Pekerja membersihkan armada minibus sebelum beroperasi di Pandowoharjo, Sleman, kemarin (12/4). Pelaku usaha transportasi tetap beroperasi di tengah kebijakan efisiensi bahan bakar minyak (BBM) dengan menyesuaikan rute dan frekuensi perjalanan guna menekan biaya operasional. Foto: Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja.
Pekerja membersihkan armada minibus sebelum beroperasi di Pandowoharjo, Sleman, kemarin (12/4). Pelaku usaha transportasi tetap beroperasi di tengah kebijakan efisiensi bahan bakar minyak (BBM) dengan menyesuaikan rute dan frekuensi perjalanan guna menekan biaya operasional. Foto: Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja.

Advertisement

 

JOGJA - Kebijakan efisiensi anggaran diprediksi berdampak sektor usaha transportasi lantaran berkurangnya perjalanan dinas (perdin).

 Kalangan legislatif maupun eksekutif di Kota Jogja diketahui sudah mulai mengurangi intensitas perjalanan dinas untuk dalam maupun luar negeri.

Advertisement

Di lingkungan Pemkot Jogja misalnya, Wakil Wali Kota Wawan Harmawan mengatakan, perjalanan dinas luar negeri telah dihilangkan.

 Alhasil penggunaan pesawat antarnegara kemungkinan tidak dilakukan pada tahun ini.

Advertisement

Meskipun demikian, ia menyebut untuk perjalanan dalam negeri tetap diperbolehkan. 

Namun tidak tahu pasti apakah akan dikurangi dibandingkan tahun sebelumnya atau malah tetap.

 Lantaran belum ada keputusan pasti.
"Sepengetahuan saya hanya perjalanan luar negeri yang hilang. Kalau dalam negeri belum ada perubahan,” ujar Wawan saat dikonfirmasi, Minggu (12/4).

Dalam proses menunggu keputusan pasti terkait efisiensi perdin, kepala daerah yang pernah aktif di kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIJ ini justru banyak mendengar keluhan dari pengusaha transportasi lokal.

Khususnya bus pariwisata.

Advertisement
Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Hadapi Efisiensi, Dewan Minta Pemkot Jogja Tetap Prioritaskan Sektor Pendidikan hingga Sampah

Hadapi Efisiensi, Dewan Minta Pemkot Jogja Tetap Prioritaskan Sektor Pendidikan hingga Sampah

DPRD Kota Jogja meminta Pemkot Jogja tetap memprioritaskan sektor pendidikan, kesehatan, dan persampahan dalam menghadapi efisiensi anggaran 2027. Ketiga sektor tersebut dinilai menyangkut kebutuhan dasar masyarakat ..

Siasati Anggaran Cekak, Hari Jadi ke-75 Kulon Progo Hadirkan Hiburan Rakyat dan Program Nyata

Siasati Anggaran Cekak, Hari Jadi ke-75 Kulon Progo Hadirkan Hiburan Rakyat dan Program Nyata

Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo sukses menghadirkan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-75 yang meriah dan berdampak langsung bagi masyarakat. Penyelenggara..

Imbas Efisiensi Anggaran, Disdikpora DIY Prioritaskan Kesejahteraan 311 GTT dan PTT Negeri

Imbas Efisiensi Anggaran, Disdikpora DIY Prioritaskan Kesejahteraan 311 GTT dan PTT Negeri

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY memprioritaskan peningkatan kesejahteraan tenaga honorer khusus ratusan guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) di sekolah negeri.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer