Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkot Jogja Targetkan Delapan Ruas Jalan Bebas PKL Tahun Ini

I
Penulis: Iwan Nurwanto❯
Trotoar di Jalan Cik Di Tiro, Terban, Gondokusuman, Kota Jogja yang sudah bersih dari PKL, Selasa (13/1/2025).
Trotoar di Jalan Cik Di Tiro, Terban, Gondokusuman, Kota Jogja yang sudah bersih dari PKL, Selasa (13/1/2025).

JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melakukan penataan ruas-ruas jalan dari pedagang kaki lima (PKL) tahun ini. Total ada delapan ruas jalan di kawasan Terban yang menjadi sasaran.


Advertisement

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jogja Agus Tri Haryono mengatakan sasaran penataan meliputi Jalan Sudirman, Jalan C. Simanjuntak, Jalan Dr. Sardjito, Jalan Cik Di Tiro, Jalan Kahar Muzakir, Jalan Kartini, Jalan Herman Yohanes, dan Jalan Terban.

Selain delapan ruas jalan utama, pemkot juga menata penggal-penggal jalan di kawasan Terban supaya bebas dari PKL. Upaya tersebut untuk mengembalikan fungsi trotoar supaya lebih nyaman bagi pejalan kaki.

Agus mengklaim, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan pelaku usaha terkait dengan program tersebut. Menurutnya sebagian besar pelaku usaha sudah setuju untuk mundur dan menggunakan area trotoar untuk berjualan.

Advertisement

“Sekarang Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) sedang melakukan pembersihan di Jalan Cik Di Tiro depan Panti Rapih,” ujar Agus saat ditemui di Balai Kota Jogja, Selasa (13/1/2026).

Pantauan Radar Jogja di Jalan Cik Di Tiro memang sudah bersih dari PKL. Kawasan tersebut biasanya tampak aktivitas pedagang bakso dan angkringan kini sudah bersih.

Sejumlah pedagang juga memasang pemberitahuan terkait dengan perpindahan lapaknya. Misalnya Bakso Arema yang lapaknya berada di depan SMPN 1 Yogyakarta memberi pengumuman telah pindah di utara Gudeg Sagan dan di Pasar Terban.

Advertisement

Agus menjelaskan, pasca bersih dari aktivitas PKL nantinya pemkot akan mempercantik trotoar. Misalnya dengan penambahan lampu dan perubahan desain agar lebih bagus dibandingkan saat ini.

“Area tersebut akan enak untuk berjalan kaki karena kami kembalikan fungsinya,” jelas Mantan Kepala DPUPKP Kota Jogja ini.

Salah satu pedagang angkringan di Jalan Cik Di Tiro Sriwarni mengaku, telah direlokasi ke Pasar Terban. Saat ini dirinya tengah menyiapkan lapak baru di bangunan pasar yang selesai dibangun pada September 2025 itu.

Sriwarni menilai, lapak baru di Pasar Terban memiliki lokasi yang bersih dibandingkan sebelumnya. Dia pun berharap pasca perpindahan dari lokasi lama bisa semakin membuat dagangannya semakin laris.

“Kalau sekarang saya lihat sekarang masih sepi (di Pasar Terban), tapi bismillah semoga rezeki sudah diatur,” katanya. (inu)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Update Gunung Merapi Sleman-Klaten, Rekomendasi Jarak Aman dan Risiko Erupsi

Update Gunung Merapi Sleman-Klaten, Rekomendasi Jarak Aman dan Risiko Erupsi

Gunung Merapi masih berada di Level III Siaga. Puluhan getaran gempa terdeteksi menandakan suplai magma tetap berlangsung di perut gunung. BPPTKG mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi lahar hujan.

Siaga Merapi Siang Ini, Lava Pijar Meluncur 1,6 Kilometer, Warga Lereng Merapi Diminta Tetap Waspada

Siaga Merapi Siang Ini, Lava Pijar Meluncur 1,6 Kilometer, Warga Lereng Merapi Diminta Tetap Waspada

Laporan terbaru aktivitas Gunung Merapi 25 September 2026. Terjadi 3 kali guguran lava sejauh 1.600 meter, status bertahan di Level III (Siaga).

Pemkot Jogja Belum Tanggung Biaya Rumah Sakit Korban Kerusuhan Demo Hari Sumpah Pemuda

Pemkot Jogja Belum Tanggung Biaya Rumah Sakit Korban Kerusuhan Demo Hari Sumpah Pemuda

Aliansi Jogja Memanggil menyebut korban kekerasan dalam aksi unjuk rasa Peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 lalu belum ditanggung biaya perawatannya oleh Pemkot Jogja. Sejumlah korban terpaksa menggunakan ...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer