JOGJA - Pemain sayap PSIM Jogja Riyatno Abiyoso menilai persaingan kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 ini sangat ketat. Menurut pemain berusia 27 tahun itu, tidak ada tim yang bisa dianggap mudah karena semua memiliki kepentingan untuk meraih poin.
Abiyoso mengatakan, setiap pertandingan selalu berjalan sulit, baik menghadapi tim papan atas, tengah, maupun tim yang berada di papan bawah klasemen.
"Yang jelas semua berat, dan semua ingin menang. Apalagi tim-tim papan bawah ingin menang buat terhindar dari zona degradasi dan tim papan atas juga cari poin untuk tetap bersaing di atas," kata Abiyoso, Senin (9/3).
Musim ini, di bawah komando Jean Paul van Gastel, Abiyoso mulai mendapat kesempatan bermain lebih sering bersama PSIM. Ia menyebut sudah tampil reguler dalam beberapa pertandingan terakhir.
Bagi Abiyoso, kesempatan tersebut sangat penting untuk menjaga ritme bermainnya, sekaligus sebagai momentum untuk membuktikan diri dan kualitasnya.
"Alhamdulillah masih diberi kesempatan bermain. Itu sangat penting buat saya untuk menjaga ritme pertandingan," ujarnya.
Pemain asal Purworejo ini juga mengaku tidak memiliki target statistik khusus musim ini. Fokus utamanya adalah mendapatkan menit bermain sebanyak mungkin dan memaksimalkan setiap kesempatan yang diberikan pelatih.
Abiyoso sendiri terikat kontrak selama dua musim bersama PSIM. Ia pun berharap terus meningkatkan kualitas permainan agar dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi tim. "Saya tidak ada target personal. Yang penting bisa dapat menit main saja, itu cukup," ucapnya. (iza/laz)