SLEMAN - Ketajaman Gustavo Tocantins di musim ini menjadi salah satu faktor penting di balik performa positif PSS Sleman dalam kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026.
Sejauh ini, bomber asal Brasil itu telah mencetak total 15 gol dan 9 assist dari 19 pertandingan yang sudah dijalani.
Namun, Super Elang Jawa dipastikan tidak akan diperkuat Tocantins pada laga tandang kontra Persela Lamongan dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 pekan ke-21, Minggu (1/3) mendatang.
Ia harus menepi akibat akumulasi kartu kuning yang diterimanya saat menghadapi PSIS Semarang, Kendal Tornado FC, dan Persipura Jayapura.
Absennya pemain bernomor punggung 11 itu menjadi tantangan tersendiri, mengingat kontribusinya yang cukup signifikan. Dengan catatan gol dan asistensi yang sama banyaknya.
Direktur Teknik (Dirtek) PSS Sleman Pieter Huistra turut memberikan apresiasi terhadap kontribusi sang striker. "Tocantins adalah striker yang bagus. Kami sangat senang dia bertahan di Sleman," ujarnya, Kamis (26/2).
Menurutnya, kehadiran Tocantins yang tetap bertahan bersama PSS Sleman dan ditopang dua legiun asing lain membuat Super Elja lebih kompetitif musim ini. "Dia bermain dengan baik. Dia membuat tim menjadi lebih kuat," tegasnya.
Di sisi lain, Pelatih PSS Ansyari Lubis memastikan timnya tetap optimistis menghadapi Persela Lamongan akhir pekan ini meski tanpa sang top skor. "Dipastikan hanya dia yang absen untuk pertandingan lawan Persela," katanya.
Menurutnya, absennya satu pemain dalam sepak bola adalah hal yang lumrah. Situasi tersebut juga sudah diantisipasi oleh tim pelatih. Secara kolektif, PSS dinilai tidak bergantung pada satu sosok saja.
Dalam beberapa laga sebelumnya, klub kebanggaan masyarakat Sleman ini tetap mampu meraih hasil positif. Termasuk saat Tocantins juga sempat absen karena akumulasi kartu merah.
"Secara komposisi ada beberapa pemain di posisi itu. Kita tetap optimistis kepada pemain yang akan menggantikan peran Tocantins di pertandingan lawan Persela," tambahnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun