JOGJA - PSIM Jogja akan menghadapi tantangan berat pada pekan ke-14 BRI Super League 2025/2026. Laskar Mataram dijadwalkan bertandang ke Stadion Gelora Bung Karno (GBK), untuk menantang tuan rumah Persija Jakarta, nanti (28/11) malam.
Laga ini diprediksi berlangsung panas dan intens. Terlebih karena Persija tengah merayakan ulang tahun ke-97 di momen tersebut, yang disebut-sebut bakal dihadiri sedikitnya 50.000 suporter.
Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel mengakui, atmosfer besar seperti itu justru membuatnya semakin bersemangat menatap pertandingan. Ia menilai dukungan puluhan ribu penonton akan menjadi warna tersendiri dalam duel dua tim besar ini.
"Dengan jumlah penonton sebanyak itu, saya menantikan pertandingan tersebut. Dan rasanya tim kami selalu diundang di perayaan hari ulang tahun sebuah klub," katanya Kamis (27/11).
PSIM memang sempat merasakan situasi serupa saat menghadapi Persis Solo beberapa waktu lalu, tepat di momen perayaan ulang tahun klub tersebut. Karena itu, Van Gastel menilai timnya sudah cukup memahami tekanan pertandingan dengan atmosfer spesial.
Mengenai kekuatan Persija, pelatih asal Belanda ini menegaskan, lawan yang bakal dihadapi bukan hanya tentang satu atau dua pemain saja. Ia dan staf pelatih disebut telah memetakan kekuatan Macan Kemayoran secara lebih menyeluruh.
"Bukan hanya 11 pemain utama, tapi skuad keseluruhan. Mereka bisa memilih siapa pun pemain yang ada, mereka tim yang sangat kaya," kelakarnya.
Meski demikian, Van Gastel tetap membawa optimisme tinggi. Bermain di stadion penuh penonton, menurutnya, lebih menyenangkan dan dapat memacu semangat para pemain PSIM.
"Antusias dan menyenangkan rasanya bermain ketika stadion penuh dengan penonton. Itu lebih baik daripada stadion tidak penuh," ujarnya.
Dari pengamatannya, Van Gastel menilai Persija sebagai tim dengan intensitas permainan tinggi. Sehingga pertandingan nanti akan menjadi ujian penting bagi PSIM. "Ini akan menjadi pertandingan yang menantang bagi kami," lontarnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun