Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hobi Menggambar Fafa Berhasil Membawanya Jadi Ilustrator

Jihan Aron Vahera • Minggu, 13 Agustus 2023 | 17:00 WIB

 

UNIK: Farkhan Muhammad Amin yang memiliki hobi menggambar menunjukkan hasil karyanya saat sukses menjadi illustrator digital.
UNIK: Farkhan Muhammad Amin yang memiliki hobi menggambar menunjukkan hasil karyanya saat sukses menjadi illustrator digital.

RADAR JOGJA - Tak hanya soal kreativitas, hobi menggambar itu ada proses yang menyenangkan sehingga bisa menjadi salah satu cara untuk terapi. Hal itu diungkapkan oleh Farkhan Muhammad Amin, 26, pria asal Kabupaten Purworejo ini. 

Kegemaran menggambar itu dia sadari sejak duduk di bangku SD. Fafa sapaan akrabnya itu menyebut, senang menggambar karena merasa tidak pernah ada beban saat melakukannya dan mengalir begitu saja. Selain itu, ada rasa takjub dan puas saat menyelesaikan sebuah gambar. 

Menurutnya, menggambar adalah salah satu pengurai benang rumit di dalam kepala menjadi sebuah karya yang bisa dinikmati semua orang. Pun, menjadi salah satu ciri khas dirinya, berkomunikasi dalam bentuk visual. "Menggambar juga menjadi sumber daya bagiku yang tidak pernah habis, mau dipakai sebanyak apapun itu," ungkap Fafa Jumat (11/8/23).

Dulu, dia senang mengambar karakter kartun kesukaan yang sering ditontonnya di televise. Dia pun hanya menuangkannya pada media buku gambar dan pensil.

Karena menyukai bidang ini, saat jam pelajaran sekolah, Fafa juga selalu menyempatkan menggambar. Bahkan, kebiasaan itu dia lakoni hingga duduk di bangku SMA. Konyolnya, guru sedang mengajar pun, akan menjadi objek menggambarnya. 

Dari hobi menggambarnya itu, justru kini dia bisa menjadi ilustrator digital dan bisa menghasilkan cuan. "Sekarang spesialisasi gambar saya ke ilustrasi digital dan lebih sering menggunakan media digital di iPad," kata pria kelahiran Purworejo, 3 November 1996 itu.

Dia menyebut, banyak orang yang juga menyukai hobi itu. Bukan hanya untuk dijadikan sebagai koleksi pribadi, tetapi juga dikomersilkan. Karya-karyanya juga diunggah Instagram miliknya @storymorpha sebagai portofolio. "Beberapa gambar saya ada juga yang saya komersilkan dan dijual. Harganya bervariatif tergantung kerumitan dan fungsi, tapi rata-rata dimulai dari Rp 1,5 juta sampai sekitar Rp 7 juta," sebut Fafa. 

Selain sibuk mengerjakan komisi ilustrasi, dia juga mengerjakan karya personal untuk dijual. Serta membangun perpustakan buku visual di studio tempatnya tinggal dan bekerja. "Sekarang saya buat studio ilustrasi juga sama temen-temen di Solo," bebernya.

Diungkapkan, dia lebih banyak belajar sendiri (otodidak) serta mengamati hal di sekitar dan mencoba menggambarnya. "Namun, ada juga yang belajar dengan cara mencontoh keteknikan karya ilustrator lain dan melihat teknik yang digunakan oleh teman-teman saya," sebut alumni FKIP Seni Rupa, Universitas Sebelas Maret (UNS) itu.

Untuk menambah keilmuannya, dia pun bergabung ke sejumlah komunitas. Seperti komunitas cat air, urban sketchers, dan komunitas komik. (han/eno)

Editor : Satria Pradika
#Hobi Menggambar #ilustrator #Purworejo