KEBUMEN - Sebuah mobil pikap sarat penumpang terguling di tanjakan curam di jalan penghubung antara Kecamatan Sempor dan Kecamatan Karanggayam pada Senin (9/3) pagi. Dalam insiden ini tiga orang dilaporkan tewas di lokasi kejadian.
Kecelakaan maut terjadi sekira pukul 09.30 di wilayah Dukuh Karangkemiri, Desa Somagede, Kecamatan Sempor. Mobil pikap dengan pelat nomor R 8025 HK tersebut diketahui mengangkut 29 warga Desa Binangun, Kecamatan Karanggayam.
Kecelakaan terjadi ketika rombongan warga dalam perjalanan menuju PKU Muhammadiyah Gombong.
Mereka diketahui hendak menjenguk tetangga yang baru saja melahirkan. Namun nahas ketika melintasi jalan menanjak dan sempit, kendaraan sarat penumpang tersebut diduga tidak kuat menanjak sehingga berjalan mundur.
Pengemudi kemudian kehilangan kendali hingga kendaraan terguling ke sisi kiri jalan. "Korban meninggal dunia berjumlah tiga orang," jelas Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Identitas korban tewas adalah Tuminah, 50, Siti Komariyah, 37 dan Rimpen. Seluruhnya tercatat sebagai warga Desa Binangun, Kecamatan Karanggayam. Sedangkan korban lain dilaporkan mengalami luka ringan hingga berat.
"Beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis," kata kapolres.
Adapun identitas korban luka meliputi Narsiyah, 58, Sarmiyah, 45, Rusmiyati, 43, dan Ridem, 60. Para korban tersebut mengalami luka berat dan saat ini sudah mendapat perawatab medis di PKU Muhammadiyah Gombong.
Sedangkan korban luka ringan masing-masing Sumarti, 42, Kasini, 55, Riyan, 30, serta pengemudi kendaraan bernama Candra, 30. Mereka telah mendapat penanganan di fasilitas kesehatan terdekat.
Baca Juga: AirAsia Buka Rute Baru ke Kendari, Perkuat Konektivitas Udara di Sulawesi
Penanganan lebih lanjut atas kecelakaan maut tersebut kini dilakukan Polsek Sempor bersama Unit Laka Satlantas Polres Kebumen.
Proses evakuasi telah dilakukan sekitar pukul 10.30 setelah kepolisian mendapat laporan dari perangkat desa setepat.
"Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan," tegasnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo