KEBUMEN - Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di lampu merah Simpang Lima Kebulusan, Kebumen pada Senin (13/5) malam.
Insiden ini terjadi akibat salah satu sopir mengantuk hingga kecelakaan tak dapat dihindarkan.
Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 21.15 yang melibatkan dua truk tronton dan satu minibus. Bermula ketika truk bermuatan bata ringan berpelat nomor polisi R 8936 OC melintas dari arah timur.
Tepat sebelum melintas traffic light atau lampu lalu lintas, truk tersebut hilang kendali hingga menabrak tronton berpelat nomor B 9135 UIU.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kabin truk pengangkut bata ringan tersebut tampak ringsek usai menabrak truk didepannya. Sopir beserta kernet terlihat masih selamat meski terlihat trauma usai kejadian.
"Tadi sopir di belakang saya bilang memang posisi ngantuk. Tahu-tahu nabrak," kata Prasetya Agung, sopir yang terlibat kecelakaan beruntun.
Prasetya mengatakan, perjalanannya mengangkut material keramik dari Gunungkidul menuju Cikarang harus terhenti usai truk yang dikendarai diseruduk dari belakang.
Kendati begitu, dia bersyukur karena selamat dari ancanan maut. "Untungnya sih selamat. Saya kaget, karena pas mau jalan lampu hijau dari belakang ada yang nabrak," bebernya.
Selain dua truk, kecelakaan ini juga melibatkan kendaraan pribadi berpelat nomor polisi AA 1336 IJ. Mobil yang dikemudikan Nur Wahid, 54, warga Desa Giripurno, Kecamatan Karanganyar tersebut terlihat ringsek setelah ditabrak dari belakang.
"Posisi mobil saya berhenti, mau jalan. Truk kedua dibelakang saya nabrak depan, terus nabrak mobil saya," ucapnya.
Kecelakaan ini pun sempat mengakibatkan kemacetan lalu lintas. Petugas terpaksa melakukan buka tutup jalur untuk mempermudah proses evakuasi kendaraan. Kejadian ini juga sempat menjadi perhatian warga sekitar serta pengendara yang melintas. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo