RADAR JOGJA - Angin segar sekaligus kabar gembira bagi para pendaki di Indonesia lantaran jalur pendakian Gunung Merbabu akan mulai dibuka kembali pada 2 April 2025.
Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Dan Ekosistem Balai TNGM menetapkan melalui Surat Nomor: PG. 05/T.35/TU/HMS.2.8/Β/03/2025, Tentang Pendakian Taman Nasional Gunung Merbabu.
Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri, dengan ini disampaikan bahwa jalur pendakian Suwanting ditutup sementara pada tanggal 30 Maret s.d. 1 April 2025.
Sedangkan jalur pendakian Thekelan dan Wekas tetap dibuka. Sementara jalur Selo masih ditutup hingga tahap persiapan pembukaan selesai dilakukan.
Tarif
Tarif pendakian mengikuti PP No. 36 Tahun 2024, yang mengatur Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di KLHK.
* Pendakian 1 hari
Wisatawan Nusantara= Rp 40.000,- (Senin-Sabtu), Rp 50.000,- (Minggu/Hari Libur)
Wisatawan Mancanegara= Rp 220.000,-
* Pendakian 2 hari
Wisatawan Nusantara= Rp 65.000,- (Hari biasa), Rp 85.000,- (Hari Libur)
Wisatawan Mancanegara= Rp 425.000,-
Tarif belum termasuk biaya asuransi Rp 2.000,-
Aturan Pendakian
Pengunjung wajib mematuhi Protokol Wisata Pendakian sesuai dengan SK Kepala Balai Nomor SK.39/T-35/TEK/04/2024
Cara Booking Online
Untuk melakukan pendakian, calon pendaki wajib melakukan registrasi online melalui situs resmi:
(https://booking.tngunungmerbabu.org)
- Pertama, buat akun pendaki dengan masuk ke website tersebut dan klik "Daftar Pendaki". Untuk tahapan ini diperlukan data-data berupa nomor telepon/WhatsApp, e-mail aktif, dan foto kartu identitas yang sah/valid juga masih berlaku seperti KTP/SIM/KIA untuk WNI dan PASPOR/KITAS untuk WNA. Kemudian ikuti langkah-langkahnya sesuai petunjuk.
- Kedua, booking pendakian. Masuk ke halaman Booking Online Pendakian Gunung Merbabu. Kuota per harinya adalah 328 orang, pastikan kuota pendakian masih tersedia pada Menu “Cek Kuota”, dan tentukan jalur pendakian Anda. Kemudian ikuti langkah-langkahnya sesuai petunjuk hingga pembayaran.
- Ketiga, mulai pendakian.
1. Siapkan e-Tiketing yang dikirimkan melalui Email dan Whatsapp ke ketua rombongan
2. Tunjukan Bukti e-Tiketing ke petugas jalur pendakian untuk dilakukan validasi data (kesesuaian data e-ticketing dengan identitas pendaki)
3. Cek barang bawaan oleh petugas jalur pendakian.
4. Lanjutkan proses pembayaran biaya asuransi dan jasa wisata lokal.
5. Scan masuk untuk memulai aktivitas pendakian (Gelang RFID untuk Jalur Pendakian Selo) dan pendaki dipersilakan memulai pendakian
- Keempat, selesai pendakian.
1. Pastikan barang bawaan dan sampah dibawa turun bersama.
2. Tunjukan bukti e-Tiketing untuk dilakukan scan QR Code pada e-ticketing untuk dilakukan pengecekan data anggota rombongan
3. Cek barang bawaan oleh petugas jalur pendakian.
4. Pindai keluar untuk mengakhiri aktivitas pendakian (mengembalikan gelang RFID untuk Jalur Pendakian Selo) dan pendaki dipersilakan untuk pulang.
Sistem booking online ini diberlakukan untuk memastikan pendakian lebih terorganisir, menjaga kapasitas jalur sesuai kuota yang ditentukan, dan tentu saja untuk melindungi ekosistem Gunung Merbabu.
Informasi lainnya dan update terbaru dapat diakses melalui akun Instagram resmi @btn_gn_merbabu
Bagi Sobat Radar Jogja yang ingin menikmati keindahan Merbabu, pastikan untuk mematuhi aturan yang berlaku dan segera booking sebelum kuota penuh!
(Umi Jari Widayah)
Editor : Iwa Ikhwanudin