RADAR JOGJA - Musim durian di Kabupaten Purworejo sudah tiba, pedagang durian mulai diserbu konsumen. Durian dengan rasa manis pahit paling diminati masyarakat.
Salah satu pedagang durian di Jalan Ahmad Yani dekat Patung W.R. Supratman yakni Suparman, 52 menyebut, dia menjual durian jenis lokal Kecamatan Kaligesing. Dia menjual mulai dari harga Rp 52 ribu hingga Rp 100 ribu per biji tergantung ukuran. "Orang beli durian itu bisanya feeling. Kalau yang dicari rasa manis pahit dan mentega warna kuning," katanya saat ditemui Senin (4/12).
Diungkapkan, dia mengambil durian langsung dari petani di daerah Kaligesing. Menurutnya, penjualan saat ini belum begitu ramai. Namun, dia memperkirakan penjualan akan mulai ramai mulai Januari 2024 nanti. "Kalau Minggu saya bisa menjual 500 buah, kalau hari biasa 100 buah, kadang 50 buah. Tidak mesti," ujar pria asal Jawa Timur yang sudah berjualan durian sejak 12 tahun lalu itu.
Pembelinya tidak hanya dari Purworejo saja, melainkan dari luar kota seperti Jogja, Magelang, Semarang, Kebumen, dan lain-lain. "Saya tiap hari jualan 24 jam tidak pernah tutup. Tidak musim durian pun saya jualan, ambil dari wilayah yang sedang musim durian," sebutnya.
Pedagang lain yakni Dwi Windi, 37, menyebut selama musim durian Purworejo kali ini, rerata per hari dia bisa menjual 50 sampai 60 buah. Pelanggannya dari luar daerah seperti Jogja, Semarang, hingga Jakarta. "Kalau weekend dua kali lipat. Paling banyak dicari manis pahit, tapi ada juga yang cari rasa manis saja. Rasa itu kan selera ya," sambungnya.
Adapun, dia menjual durian bergaransi. Jika durian bagus dan terjamin seperti manis, tebal, tidak ada yang busuk per buah akan dijual mulai Rp 20 ribu sampai Rp 100 ribu tergantung ukuran. Jika durian tidak bergaransi hanya tergantung bentuk mulai Rp 10 ribu, Rp 15 ribu, dan sebagainya. "Jadi saya benar-benar menjual kualitas rasa, tidak hanya bentuk," terangnya.
Dikatakan, dia hanya menjual durian dari wilayah Kaligesing. Meskipun, dia tak menampik bahwa durian di wilayah lain di Purworejo juga banyak yang bagus. "Tapi karena saya sudah dari dulu sejak 2006 langganan di petani Kaligesing," kata dia.
Menurutnya, rasa durian tahun ini lebih enak dari tahun sebelumnya. Namun, terkait ketebalan, tahun ini kurang bagus karena kemarau terlalu panjang sehingga banyak yang tipis-tipis. "Semoga tahun ini semakin membawa berkah untuk pedagang durian. Karena berbarengan dengan liburan akhir tahun dan awal tahun juga," harap Dwi. (han/pra)
Editor : Satria Pradika