Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tragedi Tewasnya Mahasiswi Indonesia, Alifia Soeryo, Akibat Pohon Tumbang dengan Beban 10 Ton di Australia

Cici Jusnia • Senin, 12 Februari 2024 | 18:40 WIB
Alifia Soeryo, 22, was fatally struck by a tree on Wednesday. (Supplied: Instagram)
Alifia Soeryo, 22, was fatally struck by a tree on Wednesday. (Supplied: Instagram)

RADAR JOGJA - Sebuah tragedi menimpa Alifia Soeryo, mahasiswi Indonesia berusia 26 tahun, yang tewas setelah tertimpa pohon dengan berat sekitar 10 ton di War Memorial Drive, Adelaide Utara, pada Rabu (7/2) sore.

Kejadian tragis ini menghebohkan warga lokal dan menjadi perhatian media setelah upaya penyelamatan yang dilakukan layanan darurat tidak berhasil menyelamatkan nyawa Alifia.

Menurut laporan dari ABC News, yang dikutip pada Senin (12/1), insiden terjadi ketika Alifia sedang duduk di dekat War Memorial Drive, sebuah lokasi yang sering dikunjungi oleh warga dan turis.

Pohon tumbang dengan kekuatan yang cukup besar menimpa mahasiswi tersebut, menyebabkan cedera fatal.

Layanan darurat segera dipanggil ke lokasi, tetapi sayangnya, Alifia meninggal dunia di tempat kejadian.

Alifia, seorang mahasiswi internasional asal Indonesia, baru saja pindah ke Adelaide pada tahun sebelumnya untuk mengejar gelar Magister Komunikasi dan Media di Universitas Adelaide.

Keluarga dan teman-teman Alifia, termasuk orang tua dan bibinya, mengungkapkan duka cita dan kenangan mereka lewat media sosial.

Ibunda Alifia, dalam unggahan di media sosialnya, mengenang putrinya sebagai sosok yang baik dan penuh kasih.

Ia menuturkan bahwa Alifia sering merawat ibu dan ayahnya, dan berharap agar Alifia mendapat tempat terbaik di sisi Allah.

Tante Alifia juga meminta doa dari teman-teman untuk memudahkan proses pemulangan jenazah Alifia ke Indonesia, sambil mengungkapkan rencana ibunda Alifia memberikan kejutan di Adelaide untuk ulang tahun putrinya bulan depan.

Pihak Universitas Adelaide juga menyampaikan rasa dukacitanya atas kepergian Alifia, menyatakan bahwa pikiran mereka bersama keluarga dan teman-teman Alifia selama masa sulit ini.

Dewan Kota Adelaide dan pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan terkait insiden ini.

Polisi, pada hari Jumat, mengatakan bahwa para penyelidik tengah berusaha mengidentifikasi dan berbicara dengan saksi-saksi yang memberikan bantuan kepada Alifia.

Wanita yang pertama kali memberikan pertolongan kepada Alifia diduga seorang pensiunan profesional medis, namun telah meninggalkan tempat kejadian sebelum polisi tiba.

Polisi mendesak siapa pun yang memiliki informasi tentang insiden tersebut untuk segera menghubungi Crime Stoppers demi kelancaran proses penyelidikan lebih lanjut.

Editor : Bahana.
#australia #Alifia Soeryo #Adelaide International