Modus yang digunakan dengan berpura-pura menyimpankan di tempat yang lebih aman. Dari yang awalnya disimpan di saku celana korban agar dipindahkan ke tas. Alih-alih menyimpan, Iphone tersebut justru dibawa kabur.
“Pada saat korban memasukan HP ke celananya oleh diduga pelaku mencoba untuk menyampaikan kepada korban agar memindahkan yang sebelumnya di celana ke tas korban, ternyata oleh pelaku tidak dipindahkan ke dalam tas namun dibawa tanpa seizin dari pihak korban tersebut,” jelas Kasatreskrim Polresata Jogja AKP Archye Nevada saat rilis kasus di Mapolresta Jogja, Rabu (19/4).
Archye menjelakan perkenalan antara tersangka dan korban singkat. Berawal saat keduanya syuting film Ali Topan di area parkir Ketandan Malioboro, Minggu (26/3). Sementara pencurian terjadi pada Senin dini hari (27/3) di lokasi yang sama.
Setelah kegiatan tersebut, korban dan tersangka melakuan foto bersama. Usai foto bersama, Bela meminta password ID Iphone milik korban. Dalihnya meminta hasil foto bersama.
“Pada saat foto bareng itu, untuk tersangka atau diduga pelaku mencoba untuk meminta password ID dari HP yang dimiliki oleh korban, pada saat itu korban memberikan karena mau share foto tadi,” katanya.
Mengetahui Iphone miliknya hilang, korban atas nama Lusiana melapor ke Satreskrim Polresta Jogja. Berawal dari laporan ini, polisi melakukan upaya penyelidikan. Hingga akhirnya didapati informasi keberadan tersangka.
Polisi berhasil mengamankan sang disc jockey di rumah kontrakannya. Tepatnya di wilayah Ngestiharjo, Kasihan, Bantul pada 8 April 2023 tepatnya 02.00 WIB. Dari tangan pelaku berhasil diamankan satu buah gawai Iphone milik korban.
“Motifnya ingin memiliki dan dipakai sendiri. Bermodal password ID, pelaku menghapus data dice Iphone tersebut,” ujarnya.
Atas kejadian ini, Bela dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian. Ancaman pidana untuk tersangka adalah hukuman penjara maksimal 5 tahun. Saat ini Bela sudah ditahan di Mapolresta Jogja untuk menjalani penyidikan lebih lanjut.
“Kami imbau secara umum, kepada wisatawan yang nantinya berlibur ke Malioboro dapat menjaga barang bawaannya. Waspada atas adanya copet terutama di keramaian,” katanya.
Saat ditanya, Bela mengaku hanya ingin memiliki Iphone milik korban. Itulah mengapa dia masih menyimpan setelah dicuri pada 27 April 2023. Dia juga mengaku menghapus sendiri data dalam Iphone tersebut.
“Mau digunakan sendiri, datanya saya hapus sendiri, baru pertama kali mencuri. Memang pingin HP iphone saja, sebelumnya sudah punya, masih ada. Ini untuk tambahan. Iya seri lebih baru,” ujarnya.
Bela mengaku kenal dengan korban Lusiana saat syuting film. Dia lalu mencari celah agar bisa mencuri gawai milik korban. Hingga terbesit dalih memindahkan gawai ke tempat yang lebih aman.
Dalam kesempatan ini, Bela membenarkan profesinya adalah seorang disck jockey. Hanya saja dia tak merinci lebih detil dimana dia biasa bekerja.
“Pekerjaan saya disc jockey. Kenal (korban) baru di hari kegiatan syuting film. Syuting film Ali Topan,” akunya. (Dwi) Editor : Editor News