Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sediakan Psikolog Mumpuni, RSUD Wonosari Siapkan Ruangan Khusus Untuk Caleg Stress Pasca Pemilu

Andi May • Kamis, 18 Januari 2024 | 02:00 WIB
KOMPLET: Ruangan khusus yang disiapkan RSUD Wonosari untuk caleg yang mengalami stres pasca Pemilu 2024, Rabu (17/1).
KOMPLET: Ruangan khusus yang disiapkan RSUD Wonosari untuk caleg yang mengalami stres pasca Pemilu 2024, Rabu (17/1).

GUNUNGKIDUL - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari memiliki ruangan khusus untuk calon legislatif (caleg) yang mengalami depresi pasca Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Ruangan rehabilitasi kesehatan jiwa dengan tiga bilik yang masing-masing dilengkapi tiga kamar dan fasilitas kesehatan serta petugas psikiater.

Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa RSUD Wonosari Ida Rochmawati mengatakan, ruangan khusus yang disiapkan melihat potensi stres akibat gagal menjadi anggota legislatif sehingga menimbulkan reaksi adaptasi usai pemilu.

"Secara motivasi, para caleg ini terbagi tiga kategori yakni, karena hanya ikut-ikutan, mereka yang diutus oleh partainya dan terakhir niat dalam diri yang benar-benar ingin menjadi legislatif," ujar Ida Rochmawati kepada awak media, Rabu (17/1).

Menurutnya, potensi stres dari ketiganya tentu akan berbeda. Kalau kategori yang hanya ikut-ikutan dan diusung partai dimungkinkan memiliki potensi kecil dibandingkan dengan yang mempunyai niat benar-benar ingin menjadi legislati namun gagal.

Ia menambahkan, stres yang dialami akibat gagal mendapatkan kursi tidak dapat dikatakan gangguan jiwa, melainkan reaksi adaptasi karena sesuatu yang diinginkannya tidak tercapai.

"Kalau gagal atau kecewa itu sebenarnya reaksi yang wajar, namun yang kami antisipasi reaksi stres itu," ucapnya.

Caleg yang gagal juga memiliki reaksi stres akut yang berpotensi membahayakan diri, orang lain atau lingkungan sekitarnya.

"Atau bisa jadi dia sudah punya potensi stres sebelumnya, artinya dia (caleg) sudah punya faktor resiko misalnya riwayat gangguan jiwa yang diderita," jelasnya.

Caleg yang memiliki faktor kepribadian atau riwayat gangguan jiwa akan lebih berpotensi besar untuk mengalami stres akut.

Apalagi, ditambah dengan gagalnya menjadi anggota legislatif yang diharapkannya.

Jika terdapat caleg gagal yang mengalami stres, Ida menuturkan, pihaknya akan melakukan asesmen terlebih dahulu untuk melihat kondisi dari para pasien nantinya.

"Kalau kondisinya hanya membutuhkan konseling, edukasi tidak perlu menjalani rawat inap," ucapnya.

Ida memastikan RSUD Wonosari memiliki perawat psikolog yang mumpuni untuk mengatasi keluhan-keluhan caleg pasca pemilu nanti.

"Kalau caleg memiliki kondisi yang harus membutuhkan situasi yang tenang, observasi yang berkelanjutan, kami akan lakukan rawat inap," tuturnya.

Pihaknya menjamin akan memberikan pelayanan dalam situasi dan kondisi apapun tanpa stigma caleg yang stres adalah gangguan jiwa.

"Kalau kecewa karena gagal itu kan hal yang wajar, tetapi manifestasi dari kekecawaan itu yang menjadi perhatian kami," terangnya.

Meskipun demikian, Ida menyebut, berdasarkan pemilu sebelumnya, caleg-caleg di Gunungkidul memiliki mental yang kuat.

"Selama 14 tahun menjadi psikiater saya belum pernah merawat caleg gagal yang sampai dengan kondisi berat atau akut," ucapnya.

Piyaknya juga menjamin kerahasian konseling dari para pasien maupun dari kalangan masyarakat ataupun peserta pemilu nantinya.

"Siapapun tidak hanya caleg, secara undang-undang kami tidak diperbolehkan untuk membuka rahasia pasien," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengharapkan semua konstetan pemilu 2024 di Gunungkidul agar selalu dalam keadaan sehat.

"Namun jika ada yang berpotensi stres pasca pemilu, kami sudah siapkan ruangan khusus," ujar Sunaryanta.

Baca Juga: Diduga Mengantuk Habis Begadang, Xenia Terguling Usai Tabrak Mobil Parkir di Wirobrajan Jogja

Sunaryanta menyebut, RSUD Wonosari memiliki fasilitas yang lengkap untuk mengatasi permasalahan itu baik dari perlengkapan medis hingga dokter spesialis.

"Termasuk dengan dokter-dokter pendukung yang lain, karena ini merupakan bukti perhatian kami untuk peserta Pemilu 2024," pungkasnya.(cr6)

Editor : Amin Surachmad
#RSUD Wonosari #depresi #caleg #stres