Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Anak Titipan Setan, Cerita Pesugihan dengan Tumbal Nyawa

Editor News • Selasa, 17 Januari 2023 | 00:03 WIB
HOROR : Para pemain film Anak Titipan Setan. (ISTIMEWA)
HOROR : Para pemain film Anak Titipan Setan. (ISTIMEWA)
RADAR JOGJA - Satu lagi film Indonesia bergenre horor tayang di bioskop tanah air akhir pekan lalu. Film tersebut berjudul Anak Titipan Setan.

Menariknya, film ini menjadi ajang kembalinya Gisella Anastasia di panggung layar lebar setelah beberapa tahun vakum. Sekaligus menjadi debut pertama bagi aktris yang akrab disapa Gisel itu di ranah film horor.

“Ini merupakan kesempatan yang luar biasa untuk belajar lagi, karena pasti bermain di film drama akan berbeda dengan film horor. Apalagi aku bisa mendapat kesempatan untuk bermain dengan lawan main yang lebih berpengalaman” tutur Gisel disela meet and greet film Anak Titipan Setan di Jogja City Mall (JCM) Sabtu (14/1).

Selain Gisella Anastasia, film Anak Titipan Setan juga dibintangi oleh Ingrid Widjanarko dan Annisa Hertami serta aktor berbakat Jogjakarta lainnya, seperti Ibnu Gundul, Soeyik, Nano Asmorodono dan beberapa pemain cilik salah satunya Gabriel Bivolaru.

Produksi film Anak Titipan Setan menghabiskan waktu selama tujuh belas hari di sebuah desa kecil di kawasan Minggir Kabupaten Sleman. Bertempat di area cagar budaya rumah Joglo yang sudah dibangun sejak tahun 1980-an.

Pemilik cerita asli sekaligus sutradara dan penulis skenario Erwin Arnada menjelaskan cerita utama dalam film Anak Titipan Setan terinspirasi dari kisah nyata yang ditemuinya. Tepatnya saat melakukan liputan jurnalistik di daerah Jawa Tengah medio tahun 1994-1995.

“Ketika saya melakukan liputan di daerah Solo-Magetan, saya mendengar cerita tentang jaran penoleh. Satu cara pesugihan dengan menumbalkan keluarga atau anak cucunya setiap 10 tahun sekali. Keunikan cerita ini pun lantas disetujui oleh PFN untuk diangkat ke layar lebar bekerjasama dengan Jaman Studio,” kata Erwin.

Anak Titipan Setan bercerita mengenai Putri (Gisella Anastasia) yang harus kembali ke kampung halamannya setelah mengetahui ibunya (Ingrid Widjanarko) jatuh sakit.

Putri yang pulang membawa anaknya pun harus menemui kenyataan bahwa sang Ibu yang bernama Susana telah bersekutu dengan iblis Jaran Penoleh.

Putri pun mau tidak mau harus mengungkap misteri keluarganya sebelum terjadi masalah yang lebih besar lainya.

Jaman Studio yang menjadi rekanan PFN pun mengakui jika cerita mengenai Jaran Penoleh ini sangat menarik, bahkan belum pernah diangkat ke dalam layar lebar sebelumnya.

“Kami berharap dalam penayangannya, film Anak Titipan Setan ini menjadi pengingat bahwa bersekutu dengan kuasa gelap bukanlah jalan keluar yang tepat,” ujar Soemijato Muin selaku Executive Producer Jaman Studio.

Perlu diketahui film Anak Titipan Setan ini merupakan kolaborisasi antara Production House (PH) Jaman Studio, Maxstream, MediaHub dengan Perum Produksi Film Negara (PFN).

“Ini merupakan titik awal dari tahap transisi PFN yang dulunya memproduksi sebuah Film dan sekarang menjadi suatu lembaga negara pembiayaan film. Harapannya ekosistem perfilman di Indonesia dapat semakin maju dalam memberikan kontribusi di dunia hiburan, pendidikan, budaya dan sosial khususnya untuk masyarakat Indonesia. Serta mewujudkan ide-ide kreatif di kalangan perfilman,” tutur Direktur Utama Perum Produksi Film Negara (PFN) Dwi Heriyanto.

Tidak hanya Anak Titipan Setan, kedepannya PFN berkomitmen untuk membiayai 10 film lainnya secara matching fund bersama BUMN dan production house (PH). Hal ini sebagai wujud nyata BUMN dalam mendorong ekosistem perfilman Indonesia.

General Manager Telkomsel Suryanda Stevanus menambahkan, konten orisinal bergenre horror hasil kolaborasi MAXstream bersama Film Negara dan Main Pictures ini, dapat semakin memperkaya daftar film horor berkualitas yang sudah diproduksi oleh MAXstream.

“Kedepannya, MAXstream akan terus membuka peluang lebih luas bagi insan kreatif tanah air untuk berkarya melalui aksi kolaborasi dalam menghadirkan beragam konten orisinal berkualitas lainnya. Ini sebagai langkah untuk menjadikan MAXstream sebagai platform video terdepan pilihan masyarakat, khususnya penggemar film di tanah air,” ungkapnya. (obi/naf/dwi) Editor : Editor News
#Gisella Anastasia #Anak Titipan Setan #film horor Jogja #Annisa Hertami