RADAR JOGJA - Kiky Saputri memberikan penjelasan atas video viral yang heboh di media sosial.
Dalam penjelasannya, Kiky menekankan fenomena penyuntingan video yang dapat mengubah konteks aslinya.
Kiky menegaskan, video viral itu diedit sehingga menyebabkan konteks dan makna aslinya hilang.
Ia menonjolkan slowmotion, musik sedih, serta penggunaan filter yang membuatnya dramatis dan menyimpang dari inti pesan.
Kiky pun menanggapi komentar negatif yang ditujukan padanya, terutama terkait penggunaan nama Ayu Ting Ting di depan Nagita Slavina.
Ia menjelaskan, penyebutan tersebut hanya sekedar pembuka acara roasting Ivan Gunawan dan tidak bermaksud menimbulkan kontroversi.
Kiky menjelaskan, penyebutan nama Ayu Ting Ting dalam pantun opening merupakan bagian dari naskah untuk menggodai Ivan Gunawan.
Namun pengeditan video tersebut memutarbalikkan konteks dan meninggalkan kesan ada pihak yang dipojokkan.
Warganet menyarankan Kiky menyebut nama artis lain selain Ayu Ting Ting.
Meski demikian, Kiky menjelaskan, penyebutan nama tersebut sudah masuk dalam naskah asli dan tidak bermaksud merugikan pihak-pihak yang terlibat.
Kiky menegaskan, respon negatif netizen lebih banyak disebabkan oleh kesalahpahaman terhadap isi asli video tersebut.
Ia menegaskan, tidak ada masalah antar pihak yang bersangkutan.
Sebelumnya beredar rumor hubungan terlarang Ayu Ting Ting dan Raffi Ahmad yang menghebohkan publik.
Namun rumah tangga Raffi dan Nagita ternyata harmonis meski kerap menjadi spekulasi.
Kiky menegaskan, video aslinya sebenarnya tidak memiliki konten dramatis seperti yang terlihat di versi viral.
Hal ini menunjukkan bahwa memahami konten asli sangat penting untuk mencegah penyebaran informasi yang salah.
Kasus ini menunjukkan pentingnya mengajarkan penggunaan media sosial secara bertanggung jawab dan tidak membuat penilaian berdasarkan informasi yang dimanipulasi.
Klarifikasi Kiky Saputri membantu memulihkan konteks asli dari video viral dan menekankan pentingnya penggunaan media sosial secara cerdas dan pemahaman yang baik terhadap konten yang disajikan.