Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Suanggi: Ilmu Kutukan, Teror Mistis dari Indonesia Timur Hadir di Bioskop

M
Suanggi: Ilmu Kutukan, Teror Mistis dari Indonesia Timur Hadir di Bioskop
Poster film “Suanggi: Ilmu Kutukan” yang mulai tayang di bioskop Indonesia pada 10 September 2026. (IG Carissaperusset)

Advertisement

 RADAR JOGJA – Pecinta film horor Indonesia tak perlu menunggu lama untuk menyaksikan teror dari kisah mistis Indonesia Timur. Film “Suanggi: Ilmu Kutukan” dijadwalkan mulai tayang di bioskop Indonesia besok, Kamis (10/9/2026).

Film produksi Mutiara Films dan Subtube Studio ini menawarkan cerita horor yang mengambil inspirasi dari mitos Suanggi. Kehadiran film tersebut sekaligus membawa warna berbeda di tengah genre horor Indonesia yang selama ini cukup banyak mengeksplorasi cerita mistis dari Jawa.

Disutradarai Dom Dharmo, “Suanggi: Ilmu Kutukan” memiliki durasi 88 menit dan menggabungkan unsur horor dengan thriller serta misteri. Lembaga Sensor Film (LSF) memberikan klasifikasi D21, sehingga film ini ditujukan khusus bagi penonton berusia 21 tahun ke atas. 

Advertisement

Cerita berfokus pada Beni yang diperankan Pangeran Lantang. Setelah kehidupannya di Jakarta tidak berjalan sesuai harapan dan kariernya sebagai penyanyi mengalami kegagalan, Beni memutuskan kembali ke kampung halaman.

Ia datang bersama kekasihnya, Gia yang diperankan Carissa Perusset. Kepada Gia, Beni menyampaikan bahwa kepulangannya bertujuan menjenguk Mama Lin, ibu angkatnya yang sedang sakit.

Advertisement

Namun, perjalanan pulang tersebut ternyata menyimpan tujuan lain. Beni memiliki rencana untuk mengambil harta keluarganya demi menyelesaikan persoalan yang dihadapinya.

Rencana tersebut justru membawa Beni dan Gia ke dalam situasi yang semakin rumit. Setelah kepulangan Beni, berbagai kejadian aneh mulai terjadi. Teror perlahan muncul dan mengancam keselamatan orang-orang yang berada di sekitar mereka.

Di tengah situasi tersebut, sosok Aroba yang diperankan Iwa K menjadi bagian penting dalam konflik cerita. Keberadaannya berkaitan dengan kekuatan Suanggi yang menjadi sumber teror dalam film.

Rahasia demi rahasia kemudian mulai terbuka. Apa yang awalnya terlihat seperti kepulangan biasa berubah menjadi perjalanan penuh ketegangan ketika masa lalu, urusan keluarga, dan kekuatan mistis saling berkaitan.

Selain menghadirkan adegan yang dirancang untuk membangun rasa takut, film ini juga membawa persoalan mengenai keluarga dan ambisi pribadi. Hal tersebut membuat konflik dalam cerita tidak hanya bertumpu pada kemunculan teror supernatural.

Advertisement
Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber Berita
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jogja Punya Cerita Horor, dari Sekolah hingga Kawasan Kotagede Sering Jadi Lokasi Penelusuran

Jogja Punya Cerita Horor, dari Sekolah hingga Kawasan Kotagede Sering Jadi Lokasi Penelusuran

Yogyakarta lekat dengan wisata budaya, sejarah, hingga wisata kuliner. Namun, di balik ramainya berbagai destinasi tersebut, ada sejumlah tempat yang menyimpan cerita mistis dan belum banyak dikenal sebagai lokasi wisa

Menjajal Sensasi Kuliner Yogyakarta "Ngopi" Mencekam di Punkalarich, Kedai Kopi Berkonsep Horor di Kotagede

Menjajal Sensasi Kuliner Yogyakarta "Ngopi" Mencekam di Punkalarich, Kedai Kopi Berkonsep Horor di Kotagede

Sebuah kedai kopi di kawasan bersejarah Kotagede, Yogyakarta, ini justru menyajikan sensasi yang bikin bulu kuduk merinding lewat konsep horor dan mistisnya. Bagi para pencinta kopi yang suka menguji nyali, Punkalarich..

Komodifikasi Hantu dari Lokalisme Eksotis ke Industri Horor

Komodifikasi Hantu dari Lokalisme Eksotis ke Industri Horor

Kasus kriminalitas di Indonesia hari ini dihebohkan dengan modus kriminal baru alih-alih dengan "Teror Pocong". Pemberitaan yang bermula dari platform TikTok kini menjadi sorotan pemberitaan nasional melalui video yang..

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer