KEBUMEN - Harga sejumlah komoditas pangan mulai menunjukkan tren penurunan seiring berakhirnya musim arus balik lebaran. Penurunan harga diprediksi masih akan terus terjadi sampai pasokan barang kembali normal.
Di Pasar Tumenggungan, penurunan harga paling mencolok pada komoditas cabai. Di mana sebelum lebaran harga cabai sempat tembus Rp 100 ribu per kilogram.
Namun selepas lebaran harga cabai mulai berangsur turun menjadi Rp 80 ribu per kilogram.
"H-1 lebaran harga naik derastis. Sekarang turun sekitar Rp 30 ribu karena stok mulai normal," ucap pedagang bumbu dapur Destria kepada Radar Jogja, Kamis (26/3).
Diungkapkan, penurunan harga ini berlaku untuk semua jenis cabai seperti cabai rawit merah, teropong, rawit hijau dan merah keriting. Selain cabai harga komoditas bawang juga cenderung stabil. Harganya berkisar Rp 36 ribu - Rp37 ribu per kilogram.
"Sampai nanti tuntas liburan normal lagi. Awal April kemungkinan sudah biasa," ujarnya.
Beberapa komoditas lain juga mengalami penyesuaian harga meski tidak sebesar penurunan harga cabai. Seperti komoditas daging ayam maupun sapi. Kondisi ini tak lepas karena distribusi barang mulai stabil dan permintaan pasar berangsur normal.
Pedagang sembako Salma Asharin, 19, mengungkapkan, fluktuasi harga selama musim libur lebaran merupakan siklus tahunan. Semua perlahan akan berangsur normal dengan selesainya musim liburan. "Sudah biasa sih, nanti juga normal sendiri. Karena liburan pasti banyak yang butuh barang," ungkapnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo