Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Stok LPG 3 Kg di Magelang Turah-Turah Jelang Ramadan, HET Tetap Rp 18.500

Naila Nihayah • Selasa, 17 Februari 2026 | 07:00 WIB
ILUSTRASI: Gas melon.
ILUSTRASI: Gas melon.

 



MAGELANG - Ketersediaan gas elpiji subsidi 3 kilogram (kg) di Kota Magelang dipastikan dalam kondisi aman dan terkendali. Distribusi pun dijamin berjalan normal, bahkan siap mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri melalui skema tambahan pasokan fakultatif dari PT Fatima Utama.

"Stok tumpah-tumpah," ujar Direktur PT Fatima Utama Kota Magelang Maria Yosephine Hariati, Senin (16/2).

Sebagai agen resmi, PT Fatima Utama tidak hanya mengandalkan distribusi reguler bulanan, tetapi juga memiliki mekanisme tambahan pasokan yang dikenal sebagai fakultatif, di luar jadwal dari Pertamina.

Skema ini biasanya diberlakukan saat terjadi peningkatan konsumsi, terutama menjelang momen besar seperti Lebaran.

Meski demikian, untuk periode saat ini, kuota tambahan fakultatif belum ditetapkan secara pasti. Proses pengajuan, lanjut Maria, masih menunggu koordinasi lintas sektor di tingkat pemerintah daerah. Setelah pengajuan disampaikan ke Pertamina, barulah kuota tambahan ditentukan.

Skema ini, kata dia, menunjukkan bahwa pengendalian distribusi gas elpiji subsidi tidak hanya bergantung pada agen. Tetapi juga melibatkan peran aktif pemerintah daerah dalam membaca tren permintaan dan memastikan pasokan tetap mencukupi.

Baca Juga: Kantongi Dukungan 67 Klub, Deny Ardianta Didorong Maju Jadi Ketua Umum Askab PSSI Sleman

Saat ditanya soal harga, Maria memastikan gas elpiji 3 kg di Kota Magelang masih dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp 18.500 per tabung. Stabilitas harga dan pasokan ini menjadi upaya untuk menjaga daya beli masyarakat. "HET Rp 18.500," tegasnya.

Secara tren, kata Maria, konsumsi gas elpiji 3 kg biasanya meningkat signifikan menjelang Lebaran. Peningkatan aktivitas rumah tangga, usaha makanan musiman, hingga produksi kue kering dan hidangan khas Idulfitri menjadi faktor pendorong. "Harapannya stok selalu aman dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat," imbuh dia. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#jelang ramadan #Magelang #gas elpiji 3 kg #turah #HET