Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berada di Kawasan Borobudur, Aston Sulap Eks Pabrik Kertas Blabak Jadi Hotel

N
Penulis: Naila Nihayah❯

DAYA TARIK: Ribuan umat Buddha maupun masyarakat antusias mengikuti pelepasan lampion di Marga Utama, kompleks Candi Borobudur. (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)


Advertisement

DAYA TARIK: Ribuan umat Buddha maupun masyarakat antusias mengikuti pelepasan lampion di Marga Utama, kompleks Candi Borobudur. (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)

 

MUNGKID - Baru sekitar 20 persen wisatawan yang berkunjung ke Magelang memilih menginap di daerah ini. Kondisi tersebut menjadi satu tantangan pengembangan pariwisata di kawasan Borobudur. Hal itu juga peluang yang ingin ditangkap melalui pembangunan Aston Borobudur Resort & Convention.

Advertisement

Pembangunan hotel dan fasilitas konvensi tersebut mulai dilakukan di kawasan eks Pabrik Kertas Blabak, Kamis (8/10). Proyek yang dikembangkan PT Bina Migas melalui Bina Grup itu diharapkan menambah pilihan akomodasi dan membuat lebih banyak wisatawan memperpanjang kunjungan di Magelang.

Komisaris Utama Bina Grup Atna Tukiman mengutarakan, pembangunan hotel merupakan bagian dari upaya menangkap potensi wisatawan yang selama ini belum banyak menginap di Magelang.

Advertisement

 Sebab baru sekitar 20 persen wisatawan yang memutuskan menginap di wilayah tersebut. "Kami berharap kehadiran fasilitas yang memadai bersama Aston ini dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk tinggal dan berbelanja di sini," kata Atna.

Menurut dia, semakin banyak wisatawan yang tinggal lebih lama akan memperbesar perputaran ekonomi lokal. Dampaknya diharapkan tidak hanya dirasakan pengelola hotel, tetapi juga pelaku UMKM dan sektor ekonomi kreatif.

Wakil Bupati Magelang Sahid mengatakan, kebutuhan fasilitas akomodasi dan konvensi menjadi penting seiring pengembangan wilayah. Sekaligus menjadi bagian dari pengembangan kawasan Borobudur sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

Sahid berharap, keberadaan hotel berstandar internasional dapat memperkuat daya tarik kawasan, membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal, serta meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar Borobudur.

Namun, dia juga menyoroti sejumlah aspek yang harus diselesaikan selama pembangunan. Sahid meminta dinas terkait mengawal persoalan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah sisa proyek.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Punya Ballroom dan Rooftop, Hotel Merapi Merbabu Yogyakarta Buka Opsi Penyesuaian Budget Pengantin

Punya Ballroom dan Rooftop, Hotel Merapi Merbabu Yogyakarta Buka Opsi Penyesuaian Budget Pengantin

Hotel Merapi Merbabu Tawarkan Paket Wedding Mulai Rp45 Juta, Bidik Pasar Pernikahan Yogyakarta

Kabar Baik! Event Lari di Malioboro Berdampak Tingkatkan Okupansi Hotel di DIY hingga 80 Persen

Kabar Baik! Event Lari di Malioboro Berdampak Tingkatkan Okupansi Hotel di DIY hingga 80 Persen

Event Malioboro Run berdampak pada peningkatan okupansi hotel di DIY. Pasalnya, 70 persen persertanya dari luar DIY, sehingga berpengaruh terhadap peningkatan hunian penginapan terutama di Kota Jogja.

Terlibat Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Asal Jatim Diamankan Polisi 

Terlibat Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Asal Jatim Diamankan Polisi 

Tiga anggota DPRD kabupaten di Jawa Timur dikabarkan terlibat pesta narkoba. Polrestabes Surabaya menggerebek dugaan pesta narkoba tersebut di sebuah hotel di kawasan Ketintang, Surabaya, pada Senin (28/9/2026).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer