GUNUNGKIDUL – Dalam upaya memperkuat pengembangan sumber daya manusia dan sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul telah resmi menandatangani kesepakatan kerja sama (MoU) dengan dua perguruan tinggi terkemuka di Yogyakarta, yaitu Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (APMD) dan Politeknik LPP Yogyakarta.
Penandatanganan MOU ini berlangsung di Ruang Nayotama, Pemkab Gunungkidul, Kamis (13/2). Sekretaris Daerah Gunungkidul Sri Suhartanta mengungkapkan, kerja sama ini bertujuan mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kesepakatan ini berlaku untuk jangka waktu lima tahun ke depan,” tegas Suhartanta kepada awak media.
Menurutnya, MOU dengan APMD lebih fokus pada pengembangan kapasitas masyarakat, sedangkan MOU dengan Politeknik LPP mengedepankan pendidikan di bidang pertanian dan perkebunan.
Ketua APMD Yogyakarta Sutoro Eko Yunanto menambahkan, kerja sama ini merupakan respons terhadap kebutuhan pembangunan yang berkelanjutan. Pihaknya ingin berkontribusi dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui pendidikan dan diskusi yang konstruktif.
“Melalui pengabdian ini, kami tidak hanya bergerak di bidang pendidikan, tetapi juga berdiskusi dan mencari solusi bersama. Perguruan tinggi dapat berkontribusi dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui penelitian dan pengabdian masyarakat,” ujar Sutoro.
Baca Juga: Politeknik LPP Yogyakarta Bangun Gedung Baru di Seyegan
Sementara itu, Direktur Politeknik LPP Yogyakarta Muhammad Mustangin menekankan, pihaknya siap mendukung pengembangan pendidikan di sektor pertanian dan perkebunan di Gunungkidul. Pihaknya memaparkan memiliki banyak peluang kerja sama, terutama dalam pengelolaan sumber daya alam yang ada.
“Politeknik LPP telah berdiri sejak 1950, dan kami berharap MOU ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gunungkidul,” ujar Mustangin.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta menyoroti kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerahnya masih perlu ditingkatkan agar sejajar dengan kabupaten lain. Oleh karena itu, pemerintah daerah sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi guna mempercepat pembangunan di berbagai sektor.
Baca Juga: Ketersediaan Minyak Goreng di Kota Jogja Diprediksi Menipis Menjelang Bulan Ramadhan
“Kami berharap kerja sama ini dapat memetakan sektor mana saja yang bisa dikerjasamakan. Tidak menutup kemungkinan aparatur desa juga bisa terlibat dalam program pendidikan bersama Sekolah Tinggi APMD,” katanya.
“Sementara dengan Politeknik LPP Yogyakarta, kami berharap ada kontribusi dalam pengelolaan sumber daya alam, termasuk pengembangan perkebunan dan pertanian, yang merupakan bagian dari struktur ekonomi Gunungkidul."
Sebagai langkah konkret, Bupati Gunungkidul juga mengusulkan adanya program penanaman karet di wilayahnya. Ia meminta agar kerja sama tersebut dapat ditindaklanjuti dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Kami ingin keseimbangan antara pendidikan dan percepatan ekonomi bisa terwujud,” tuturnya. (ndi)