Fakta ini dibenarkan oleh manajer Ki Seno Nugroho, Gunawan Widagdo. Dari ketiga anak, hanya Gadhing yang menekuni pewayangan. Bahkan dari seluruh cucu almarhum Ki Parman, Gadhing seoranglah yang memiliki potensi mewarisi seni dalang wayang kulit.
BACA JUGA : Ki Seno Nugroho Alami Penyumbatan Saluran Jantung
"Ki Seno anaknya tiga. Mas Gadhing ini keturunan cucu laki-laki dari Ki Parman, bapaknya Ki Seno, yang dianggap sebagai penerus trah dalang wayang kulit. Dari semua cucu laki-laki yang ada," jelasnya, ditemui di kediaman rumah duka Dusun Gayam, Argosari, Sedayu Bantul, Rabu pagi (4/11).
Terjunnya Gadhing dalam dunia pewayangan memiliki perjalanan yang cukup panjang. Berawal dari syarat yang diajukan Ki Seno Nugroho kepada salah satu muridnya bernama Nisar. Pria ini akan diterima sebagai murid apabila bisa mengajak Gadhing mendalang.
Selang waktu berjalan, tantangan dari sang guru terwujud. Saat pementasan di kediaman, Gadhing unjuk karya. Secara diam-diam dia naik palungguhan dalang untuk memainkan sebuah lakon wayang kulit.
"Pementasan dirahasiakan, saat Ki Seno turun dan sudah berganti baju, mas Gadhing naik. Melihat anaknya mendalang, Ki Seno saat itu senang sekali. Ki Seno langsung memeluk anaknya dan membisikan kalimat-kalimat yang membuat anaknya semangat," katanya. (dwi/tif) Editor : Editor News