BANTUL - Menjelang libur Lebaran, penjualan sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Bantul mengalami peningkatan. Kenaikan terutama terjadi pada komoditas beras, beras ketan, telur, hingga minyak goreng.
Penjual sembako di Pasar Bantul Sugiono, 37, mengatakan, peningkatan pembelian sudah terasa sejak pertengahan bulan puasa. Namun, mayoritas pembeli adalah para pedagang untuk dijual lagi.
“Lumayan. Soalnya pada beli buat zakat. Buat stok berjualan kan mau libur,” ujarnya saat ditemui di lapaknya Selasa (17/3).
Ia menjelaskan, penjualan beras meningkat cukup signifikan dibanding hari biasa. Jika biasanya hanya sekitar lima kuintal per hari, kini meningkat menjadi delapan kuintal per hari. Beras tersebut banyak dibeli untuk kebutuhan zakat.
Selain beras, permintaan beras ketan juga meningkat. Menurutnya, kenaikan permintaan dipicu banyaknya pesanan makanan olahan seperti tape menjelang Lebaran.
“Pas bulan-bulan ini banyak buat tape, buat pesen-pesenan,” ungkapnya.
Baca Juga: Waspada! BMKG Yogyakarta Prediksi Cuaca Bisa Berubah Drastis Selama Masa Libur Lebaran
Ia menambahkan, pasokan beras ketan juga terbatas karena harus didatangkan dari luar daerah. “Peminatnya banyak, stoknya kurang soalnya ngambilnya di luar Bantul, Subang,” jelasnya.
Peningkatan penjualan terlihat dari jumlah yang terjual setiap hari. Jika biasanya hanya sekitar dua kuintal, kini mencapai lima kuintal per hari.
Komoditas lain yang ikut meningkat adalah telur. Jika pada hari biasa satu keranjang telur kadang tidak habis terjual, kini dalam sehari bisa habis satu hingga dua keranjang. Satu keranjang telur berisi sekitar 15 kilogram.
Baca Juga: Empat Orang Dilaporkan Terluka usai Truk Pertamina Terlibat Kecelakaan di Alang-Alang, Ambal
Penjualan minyak goreng juga mengalami kenaikan, meski tidak terlalu signifikan. Jika sebelumnya tidak sampai 12 liter per hari, kini bisa mencapai sekitar 12 liter.
Dari sisi harga, ia mengatakan sebagian komoditas mengalami kenaikan menjelang Lebaran. Namun, harga beras masih relatif stabil.
“Harga beras menjelang Lebaran tidak ada kenaikan, standar Rp 13.500 sampai Rp 15 ribu,” ujarnya.
Sementara itu, harga minyak goreng merek Sanco mengalami kenaikan. Untuk kemasan dua liter, harga yang sebelumnya sekitar Rp 40 ribu hingga Rp 41 ribu kini naik menjadi Rp 46 ribu.
Harga bawang merah juga naik dari Rp 38 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Sedangkan bawang putih masih relatif stabil di kisaran Rp 35 ribu per kilogram. Harga telur pun mengalami kenaikan dari Rp 28 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram.
Sugi berharap keramaian pasar tidak hanya terjadi menjelang hari besar saja, tetapi juga pada hari-hari biasa.
“Harapannya selalu ramai. Hari-hari biasa sepi, apalagi yang di dalam pasar, jarang ada yang masuk,” pungkasnya. (cin)
Editor : Sevtia Eka Novarita