Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Progres Pelebaran Jalan Bantul Sentuh 87 Persen, Sisakan Pengerjaan Trotoar dan Bangunan Pelengkap

C
Penulis: Cintia Yuliani❯

 


Advertisement

 

HAMPIR SELESAI: Pelebaran Jalan Bantul yang sudah mencapai 87 persen Selasa (18/11).
HAMPIR SELESAI: Pelebaran Jalan Bantul yang sudah mencapai 87 persen Selasa (18/11).

BANTUL - Jalan Bantul yang sedang dalam proses pelebaran jalan telah mencapai 87,079 persen. Pengerjaan penghamparan aspal sudah selesai dikerjakan. Saat ini yang sedang dikerjakan yakni pengerjaan trotoar dan bangunan pelengkap.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 Provinsi DIY Arsa Pandhu Priatama mengatakan, sesuai dengan dokumen kontrak Rens PHO, proyek pelebaran Jalan Bantul akan selesai 31 Desember 2025. “Lebar Jalan Bantul sisi kiri barat 7,65 meter, sedangkan sisi kanan timur 7,65 meter,” jelasnya Selasa (18/11).

Lanjutnya, untuk jenis peninggi lebarnya kurang lebih 1,2 meter dengan tinggi kurang lebih 30 centimeter. Jalan Bantul juga akan ada taman dan pot yang akan ditanami semak perdu seperti asoka, puring, dan sejenisnya. Pohon perindang jenis pohon tanjung juga akan turut ditambahkan.

Advertisement

Sementara itu, Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul sudah mengajukan proposal ke kementerian. Terkait pembangunan di simpang tiga Cepit ke utara sampai dengan perempatan Dongkelan, agar lebar Jalan Bantul sama.

"Nanti kita sudah bikin proposal sudah saya sampaikan mudah-mudahan nanti ke depan nanti bisa nyambung terus jalannya sampai Dongkelan," harapnya.

Saat pelebaran Jalan Bantul sudah selesai dibangun, ia mengimbau kepada masyarakat agar dalam penggunaan trotoar sesuai dengan aturan untuk pejalan kaki. "Warga biasanya menyalahgunakan berjualan di trotoar karena mungkin strategis," lontarnya.

Dia meastikan, akan mengadakan pembinaan kepada masyarakat agar trotoar di Jalan Bantul tidak terlihat kumuh. Serta tidak ada yang menyalahi aturan yang berlaku.

Sebelumnya, Asisten Pelaksanaan dan Pengawasan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) DIY Dian Rusmanawati mengatakan, akan ada pengaturan putar balik kendaraan (U-turn) di ruas tersebut. “Nantinya akan ada dua titik putar balik, masing-masing untuk arah utara dan arah selatan,” sebutnya. (cin/eno)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pendataan 400 Becak Listrik Bantul Disorot, Penarik Becak di Luar Daerah Berpotensi Terlewat

Pendataan 400 Becak Listrik Bantul Disorot, Penarik Becak di Luar Daerah Berpotensi Terlewat

Pendataan penerima bantuan 400 becak listrik di Kabupaten Bantul masih menyisakan persoalan. Sebab, pendataan yang dilakukan sejauh ini baru menghimpun pengayuh becak yang berdomisili sekaligus beroperasi di Bantul.

Tunggu Arahan Pusat, 12 dari 30 KDMP di Bantul Siap Beroperasi Mulai 1 November

Tunggu Arahan Pusat, 12 dari 30 KDMP di Bantul Siap Beroperasi Mulai 1 November

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menargetkan 12 dari 30 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) siap beroperasi pada 1 November 2026. Sedangkan pembangunan 18 unit lainnya masih dikebut.

Pemkab Bantul Berupaya Tekan Harga Pangan lewat Pasar Murah, Selisih Harga Lebih dari Rp 5 Ribu

Pemkab Bantul Berupaya Tekan Harga Pangan lewat Pasar Murah, Selisih Harga Lebih dari Rp 5 Ribu

Selisih harga bahan pokok lebih dari Rp 5 ribu per kilogram membuat pasar murah di Lapangan GOR Guwosari, Pajangan, diserbu warga Rabu (19/8). Kegiatan yang digelar Pemkab Bantul bersama Bank Indonesia (BI) DIY itu ...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer