RADAR JOGJA - Menjelajah destinasi wisata alam di Yogyakarta rasanya tidak pernah ada habisnya.
Dari pesisir pantai hingga sudut-sudut tersembunyi Perbukitan Menoreh, selalu ada tempat menarik yang menyuguhkan kesegaran.
Salah satu lokasi yang layak masuk dalam daftar perjalanan adalah Bendung Khayangan, sebuah sudut asri yang terletak di Kepek, Pendoworejo, Girimulyo, Kulon Progo.
Lokasi ini menjadi titik temu alami berbentuk huruf "Y" yang menghubungkan dua aliran sungai dari Perbukitan Menoreh, yaitu Sungai Ngiwa dan Sungai Gunturan.
Baca Juga: Diskresi Malah Jadi Mesin Korupsi, Prof Djo: Jangan Tunggu OTT Berikutnya
Begitu melangkah ke area bendungan, gemercik air sungai yang mengalir di antara bebatuan menyapa dengan lembut, berpadu harmonis dengan rimbunnya pepohonan hijau di tepi sungai.
Suasananya yang sejuk dan syahdu menjadikan tempat ini ruang yang pas untuk merelaksasikan pikiran atau sekadar menikmati ketenangan alam.
Daya tarik visualnya pun tak kalah memikat. Tebing kapur gagah setinggi 10 hingga 20 meter berdiri menjulang, menciptakan latar belakang alami yang fotogenik bagi siapa saja yang gemar berswafoto.
Di samping sungai, terbentang hamparan rumput hijau yang luas, memberikan ruang ideal bagi pengunjung yang ingin mendirikan tenda untuk berkemah atau sekadar berpiknik dan memasak santai bersama teman.
Baca Juga: Italia vs Belgia di Nations League, Mancini Minta Azzurri Lupakan Hattrick Gagal Lolos Piala Dunia
Menariknya lagi, keindahan alam ini dapat dinikmati secara cuma-cuma karena tidak ada tiket masuk yang dikenakan kepada pengunjung.
Anda hanya perlu menyiapkan biaya parkir kendaraan yang terjangkau, yaitu sekitar Rp 2.000 hingga Rp 3.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 hingga Rp 7.000 untuk mobil.
Kawasan ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
Jika berencana berkunjung, waktu terbaik untuk datang adalah saat musim kemarau.
Ketika cuaca cerah dan curah hujan rendah, air sungai di Bendung Khayangan akan memancarkan warna toska kebiruan yang jernih dan memesona.