Pantai Masih Jadi Andalan, Tiga Hari Libur Paskah PAD Wisata di Gunungkidul Tembus Rp 1,2 Miliar

Yusuf Bastiar • Dipublikasikan Rabu, 8 April 2026 | 03:30 WIB
Pantai Sepanjang Gunungkidul
Pantai Sepanjang Gunungkidul

 

 

 

 

GUNUNGKIDUL – Momentum libur panjang Paskah membawa berkah bagi sektor pariwisata di Kabupaten Gunungkidul. Selama tiga hari libur pada 3-5 April 2026, pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi wisata tercatat mencapai Rp1.234.141.400.

Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul Hary Sukmono mengungkapkan, lonjakan kunjungan wisatawan terjadi signifikan sepanjang periode tersebut.

 Total pengunjung mencapai 97.811 orang, dengan rincian 23.567 orang pada Jumat (3/4), 36.137 orang pada Sabtu (4/4), dan puncaknya 38.107 orang pada Minggu (5/4).

Baca Juga: Spot Foto Terbaik di Pantai Parangtritis Yogyakarta: dari Bukit Paralayang hingga Gumuk Pasir yang Instagramable!

“Puncak kunjungan terjadi pada Minggu. Tren ini sangat positif dan menjadi modal untuk mencapai target PAD wisata 2026 sebesar Rp36,4 miliar,” ujar Hary saat ditemui di Wonosari, Selasa (7/4).

Ia merinci, kontribusi PAD dari masing-masing hari yakni Rp287.222.800 pada Jumat, Rp450.701.000 pada Sabtu, dan Rp496.217.600 pada Minggu.

 Menurutnya, tingginya kunjungan menunjukkan daya tarik destinasi wisata Gunungkidul tetap kuat, bahkan setelah libur Lebaran. Hary menambahkan, destinasi pantai masih menjadi favorit wisatawan.

Baca Juga: Spot Foto Terbaik di Pantai Parangtritis Yogyakarta: dari Bukit Paralayang hingga Gumuk Pasir yang Instagramable!

Sejumlah pantai di Kapanewon Tanjungsari seperti Pantai Sepanjang dan Pantai Drini menjadi magnet utama kunjungan. Selain itu, pantai-pantai lain di wilayah pesisir selatan juga dipadati wisatawan yang memanfaatkan libur panjang. “Mayoritas pengunjung memang memilih berlibur ke pantai untuk menikmati suasana alam,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Gunungkidul Ery Agustin Sudiyanti menekankan, pentingnya menjaga citra positif pariwisata. Menurutnya, pengalaman wisata yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan jumlah kunjungan.

Sebab, lanjut dia, pariwisata sangat erat dengan citra, sehingga jika citra pariwisata Gunungkidul buruk, pengunjung bisa kapok. “Tapi kalau baik, wisatawan akan terus datang,” ujarnya.

Baca Juga: Pedagang Kecil di Kulon Progo Keluhkan Harga Plastik Meroket, Operasional Membengkak

Ery juga mengingatkan pelaku wisata untuk menjaga harga tetap wajar dan tidak memberatkan wisatawan. Ia menilai tren kunjungan di awal tahun yang terus meningkat harus dipertahankan karena memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

“Capaian PAD yang terus naik ini menunjukkan tren yang bagus. Tinggal bagaimana semua pihak menjaga kualitas layanan dan kenyamanan wisatawan,” tandasnya. (bas/pra)

Editor : Heru Pratomo
PAD Paskah Gunungkidul Tanjungsari pantai