Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ikuti Kesuksesan Pantai Sepanjang, Pemkab Gunungkidul Usulkan Rp 1,8 M untuk Penataan Pantai Krakal

Yusuf Bastiar • Kamis, 12 Februari 2026 | 09:10 WIB

Pantai Krakal.
Pantai Krakal.

 

GUNUNGKIDUL - Pemkab Gunungkidul terus berbenah memperkuat sektor pariwisata. Setelah penataan Pantai Sepanjang, tahun ini giliran Pantai Krakal yang masuk prioritas.

Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul mengusulkan anggaran Rp 1,8 miliar untuk pembangunan jogging track dan penataan kawasan.

 

Kepala DPUPRKP Gunungkidul Rakhmadian Wijayanto mengungkapkan, usulan anggaran Rp 1,8 miliar tersebut direncanakan masuk dalam Perubahan APBD 2026.

Jika mendapat persetujuan, pembangunan ditargetkan mulai pertengahan tahun. Jika disetujui dalam perubahan tersebut, lanjut di, paling cepat pertengahan tahun sudah mulai dikerjakan. “Pengerjaan ini juga targetnya rampung di 2026,” ujarnya Rabu, (11/2).

 

Rakhmadian mengaku, rencana penataan Pantai Krakal merupakan arahan langsung Bupati Gunungkidul. Hal tersebut diarahkan untuk meningkatkan daya tarik wisata pantai sebagai andalan pendapatan asli daerah (PAD). “Setelah kita fokus ke Sepanjang, tahun ini Pantai Krakal akan ditata,” terangnya. 

 

Ia menyampaikan, konsep penataan mencakup pembangunan pedestrian sekaligus jogging track dari sisi timur Pantai Krakal hingga perbatasan Pantai Sarangan. Panjang jalur yang yang direncanakan, kata dia, mencapai 320 meter dengan lebar 2,5 meter.

 Baca Juga: PSBS Biak Resmi Tunjuk Eks Nahkoda PSS Sleman Marian Mihael Sebagai Pelatih Baru di Super League

Selain pedestrian, penataan juga menyasar penertiban parkir dan warung. Kendaraan yang selama ini masuk hingga kawasan pantai akan dialihkan ke kantong parkir yang telah tersedia.

“Nanti kita hias seperti di Alun-Alun Wonosari, dilengkapi lampu dan fasilitas penunjang lainnya,” jelasnya.

 

Ia melanjutkan, mobil dan bus akan dipindahkan ke lapangan parkir yang sudah ada supaya tidak mangkrak. Rakhmadian mengakui, area parkir tersebut sebenarnya telah dibangun sejak lama, namun belum optimal digunakan. Keluhan terkait minimnya fasilitas seperti kamar mandi dan tempat berteduh bagi sopir menjadi salah satu kendala.

 Baca Juga: Makin Mewah, Honda PCX160 Meluncur dengan Pilihan Warna Terbaru

“Itu sudah lama tidak terpakai. Nanti kita manfaatkan lagi, sekaligus dilengkapi fasilitas pendukung. Tapi prioritas utama tetap pedestrian,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Gunungkidul Hary Sukmono menyebut, penataan Pantai Krakal merupakan bagian dari strategi pengembangan destinasi berbasis amenitas dan aksesibilitas.

“Aksesibilitas itu misalnya jalan, transportasi, tempat parkir, toilet, pedestrian. Ini memang infrastruktur yang harus diperkuat,” katanya.

 Baca Juga: Viral di Instagram: 100 Lebih Karyawan Studio Animasi Sebuah Universitas di Yogyakarta Belum Digaji Sejak Januari 2025, PHK Massal Tanpa Pesangon

Menurutnya, Pantai Krakal memiliki potensi besar, namun perlu intervensi penataan agar lebih tertib dan nyaman bagi wisatawan. Ia bahkan optimistis, jika penataan berjalan maksimal seperti di Pantai Sepanjang, Krakal akan semakin ramai dikunjungi wisatawan, baik pagi, siang, sore, bahkan malam hari.

 

“Kalau ada kesepahaman dengan kelompok atau pelaku usaha di kawasan, penguatan kawasan akan lebih tepat. Kami optimistis Krakal bisa semakin berkembang,” tandasnya. (bas)

 

Editor : Heru Pratomo
#Pantai Krakal #Penataan #PAD #DPUPRKP #pantai sepanjang #jogging track #Pemkab Gunungkidul