Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Event Tahunan, Festival Layangan di Pantai Ketawang Purworejo Dilirik Turis Swedia dan Singapura

Adib Lazwar Irkhami • Senin, 7 Juli 2025 | 03:02 WIB
MERIAH: Festival Layangan di Pantai Ketawang menampilkan berbagai kategori layang-layang, mulai tradisional, dua dimensi serta tiga dimensi.
MERIAH: Festival Layangan di Pantai Ketawang menampilkan berbagai kategori layang-layang, mulai tradisional, dua dimensi serta tiga dimensi.

RADAR JOGJA - Festival layang-layang di Pantai Ketawang Minggu (6/7) sukses menyedot perhatian peserta dari berbagai daerah. Tak terkecuali tim mancanegara dari Swedia dan Singapura. Sedikitnya ada 25 tim pelayang ikut ambil bagian dalam ajang rutin tahunan ini.


Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyambut baik gelaran festival layangan tingkat nasional di Pantai Ketawang. Hal ini menunjukkan Purworejo mampu menjadi tuan rumah gelaran berskala nasional.


Menurutnya, banyak dampak positif yang dapat diambil dari festival rutin tahunan ini, utamanya sebagai ajang promosi wisata di Purworejo. "Saya mengajak even ini tidak hanya hiburan, tapi juga mendorong tumbuhnya industri pariwisata berbasis kearifan lokal," ucapnya.


Plt Kepala Disporapar Purworejo Bangun Erlangga Ibrahim menyampaikan, festival layangan tingkat nasional masuk dalam kalender pariwisata, di mana agenda itu kini sudah berlangsung kali ke sembilan. Dia bersyukur gelaran rutin ini selalu mendapat antusias peserta maupun penonton dari banyak daerah, termasuk turis mancanegara.


"Yang datang sungguh luar biasa, karena bertepatan libur sekolah. Kami berharap bisa meningkat taraf internasional," jelasnya saat pembukaan Festival Layangan di Pantai Ketawang.


Festival ini, kata Bangun, menjadi agenda unggulan yang dicanangkan Pemkab Purworejo. Selain menggerakkan ekonomi lokal, festival layangan juga ditujukkan untuk mendukung kawasan strategis pariwisata nasional, khususnya di bagian Jawa selatan.


"Awalnya ada tiga peserta luar negeri. Ternyata yang konfirmasi kehadiran dua. Itu dari Swedia dan Singapura," ungkapnya.


Dalam festival ini para peserta diberi kebebasan untuk membuat sekaligus menerbangkan berbagai kategori layangan. Mulai dari layangan tradisional, dua dimensi, tiga dimensi dan tren naga.

"Kami juga adakan edukasi ke anak-anak agar layang-layang lebih familiar," kata Bangun.

Baca Juga: Mas-Mas Pelayaran Kini Jadi Tersangka dan Ditahan, Polisi Juga Tetapkan  Dua Orang dalam  Kasus Perusakan
Sementara itu, seorang peserta Dendi Dermawan Junidianta, 31, mengaku rela merogoh kocek lebih demi mengikuti festival layangan di Pantai Ketawang. Peserta dari Kabupaten Sleman ini membawa dua layangan yang ditampilkan, jenis naga dan tiga dimensi.

"Pengerjaan layangan sekitar lima bulan. Anggaran yang dikeluarkan itu mencapai Rp 15 juta," ungkapnya. (fid/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#manca negara #Bangun #tradisional #turis #Bupati Purworejo #edukasi #festival layang layang #pantai Ketawang #Pariwisata #singapura #swedia #layangan #promosi #luar negeri #even