Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Momentum Libur Panjang Waisak, Penumpang KRL Commuter Line Jogja-Palur Bisa sampai 37 Ribu

Fahmi Fahriza • Minggu, 11 Mei 2025 | 14:40 WIB
 Tampilan rangkaian KRL produksi PT INKA.
 Tampilan rangkaian KRL produksi PT INKA.

JOGJA - Libur panjang akhir pekan dan perayaan Hari Raya Waisak, jadi momen yang disadari oleh KAI Commuter Line. Salah satu respon tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan perjalanan KRL Commuter Line.

 

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan menyampaikan, Jogja dipastikan masih akan menjadi tempat tujuan wisata yang lebih ramai dibandingkan hari biasa. Hal tersebut juga berbanding lurus dengan meningkatnya pengguna Commuter Line Jogja-Palur, yang menjadikan moda transportasi tersebut sebagai pilihan wisatawan.

 

"Antisipasi lonjakan pengguna KRL yang kerap terjadi di libur panjang, KAI Commuter Wilayah Daop 6 mengoperasikan empat perjalanan tambahan setiap harinya mulai Sabtu-Selasa," katanya, Sabtu (10/5).

Leza menyampaikan, selama periode tersebut, perjalanan KRL Commuter Line Jogja-Palur secara akumulatif menjadi 31 perjalanan per hari, atau menambah empat perjalanan dari sebelumnya sebanyak 27 perjalanan setiap harinya.

 

Sementara itu, untuk pelayanan perjalanan Commuter Line Prameks, pada periode tersebut, KAI Commuter Wilayah Daop 6 akan mengoperasikan sebanyak 10 perjalanan setiap harinya.

 

"Kami prediksikan jumlah rata-rata volume pengguna Commuter Line Jogja-Palur selama periode tersebut sebanyak 35-37 ribu orang setiap harinya," paparnya.

Secara kalkulatif, jumlah tersebut naik hingga 17 persen jika dibandingkan dengan rata-rata volume akhir pekan biasa. Sedangkan untuk rata-rata volume pengguna KRL Commuter Line Prameks sebanyak 4-5 ribu orang setiap harinya, atau lebih banyak hingga 30 persen jika dibandingkan akhir pekan biasa.

 

Lebih lanjut, Leza juga menambahkan bahwa Stasiun Tugu Jogjakarta masih menjadi stasiun dengan jumlah pengguna terbanyak pada hari libur, dengan rata-rata pengguna sebanyak 9 -11 ribu orang setiap harinya. 

 

"Sedangkan untuk Stasiun Lempuyangan, pada hari libur, rata-rata volume pengguna sebanyak 3-4 ribu orang setiap harinya," terangnya.

Secara prinsip, untuk menghindari kepadatan yang kerap terjadi di Stasiun Tugu, Leza mengungkapkan bahwa KAI Commuter mengimbau senantiasa untuk naik dan turun di stasiun alternatif lainnya seperti Stasiun Lempuyangan.

 

"Untuk keamanan dan kenyamanan bersama, kamu imbau pada seluruh pengguna untuk mematuhi peraturan yang berlaku, selalu menjaga dan mengawasi anak-anak selama menggunakan KRL Commuter Line," pesannya.

 

Selain itu, Leza berujar bahwa KAI Commuter juga mengajak pengguna untuk menyiapkan perjalanan dengan cermat, menjaga barang bawaan, dan mengikuti arahan petugas serta tidak berlarian pada saat akan menuju kereta selalu utamakan keselamatan.

"Penambahan perjalanan ini semoga jadi transportasi yang efisien dan terjangkau bagi para wisatawan menuju destinasi wisata di wilayah Jogja, Solo, hingga Karanganyar," pungkasnya.

 

Sementara itu, salah satu masyarakat yang kerap menggunakan KRL Arisna Ekawati mengaku senang dengan adanya penambahan jadwal keberangkatan tersebut. Sebab, tidak jarang Arisna terhimpit ketika weekend dan antusiasme penumpang membludak.

 

"Rumahku di Solo, dan memang sering pulang kalau weekend. Itu ramainya bukan main, jadi senang kalau ada jadwal tambahan seperti ini," ujar mahasiswi asal Universitas Gadjah Mada (UGM) ini.

Secara garis besar, ia mengaku masih sering menggunakan KRL karena efektivitas nya. Di samping itu, harga juga menjadi faktor penting yang diperhitungkan nya.

 

"Kalau naik motor itu capek, apalagi di rumah cuma satu atau dua hari. Jadi mending KRL saja, lebih murah dan fleksibel," pungkasnya. (iza)

Editor : Heru Pratomo
#Palur #PT KAI Daop 6 Jogjakarta #waisak #KRL #penumpang #Jogja