Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Manfaatkan TKD dan Bagian dari DPSP Borobudur, Balkondes Borobudur II Usung Agro Eduwisata

Naila Nihayah • Kamis, 20 Februari 2025 | 15:05 WIB

BANGUNAN BARU: Balkondes Borobudur II di Dusun Tanjungan, Desa Borobudur telah diresmikan, Rabu (19/2).
BANGUNAN BARU: Balkondes Borobudur II di Dusun Tanjungan, Desa Borobudur telah diresmikan, Rabu (19/2).




MUNGKID - Pemerintah Desa (Pemdes) Borobudur memanfaatkan tanah kas desa (TKD) seluas satu hektare menjadi balai ekonomi desa (balkondes). Tepatnya di Dusun Tanjungan, Desa Borobudur. Konsep yang diusung pun berbeda dengan balkondes lain, yakni agro eduwisata.

Kepala Desa Borobudur Anwar Ujang Maryadi Lukman menuturkan, keberadaannya menjadi balkondes ke-21 sebagai bagian dari pengembangan kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur. Bahkan, balkondes ini berdiri atas bantuan dari PT Taman Wisata Borobudur (TWB) dengan anggaran sekitar Rp 872 juta.

Baca Juga: Akan Purna dari Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo Ingin Lebih Dekat dengan Keluarga

Ada sejumlah fasilitas yang ditawarkan. Seperti pendopo utama, musala, gerai UMKM, toilet, hingga lahan sebagai agro eduwisata. "Dengan dibangunnya balkondes ini bisa menjadi sarana pengembangan potensi di wilayah barat Candi Borobudur," paparnya, Rabu (19/2).

Dia menyebut, saat ini Balkondes Borobudur II memiliki agro eduwisata berupa pohon panili. Ke depan, pengelola bakal menambahnya dengan tanaman bunga, buah, hingga edu wisata kambing etawa.

Selain itu, kata dia, balkondes tersebut bakal dikembangkan dengan sejumlah fasilitas penunjang lainnya. Seperti homestay. Rencananya, ada sekitar 20 kamar homestay. "Itu (homestay) sebagai penunjang keberadaan balkondes agro eduwisata agar menambah masa tinggal wisatawan," paparnya.

Baca Juga: Berbeda, Nyadran Unik di Pasar Wonosari: Warga Saren Merayakan Tradisi dan Syukur Menjelang Ramadan

Sementara itu, Direktur PT TWB Mardijono Nugroho mengutarakan, pengembangan kawasan Borobudur tidak hanya berada di zona I, tetapi juga zona II, III, IV, hingga V. Keberadaan balkondes ini menjadi satu upaya pengembangannya.

Semula, kata dia, sudah ada 20 balkondes yang tersebar di seluruh desa di Kecamatan Borobudur. PT TWB pun turit berperan serta dalam mendampingi dan memberdayakan kawasan Borobudur. Harapannya Borobudur akan migunani dan lestari.

Baca Juga: Dampak Retret Kepala Daerah di Magelang, Reservasi Objek Wisata hingga Hotel Full Dipesan Banyak Pejabat

Meski lokasi Balkondes Borobudur II ini dekat dengan hotel berbintang skala internasional, dia melihatnya sebagai satu sinergi yang positif. "Tentunya tamu-tamu internasional yang ingin menikmati suasana lokal, bisa mampir di sini," ujarnya.

Sebab, lanjut Mardijono, Balkondes Borobudur II ini tidak hanya menawarkan suasana pedesaan, tetapi juga mengusung konsep agro eduwisata. Konsep tersebut bertujuan untuk menghijaukan kawasan Borobudur. Hal itu selaras dengan semangat yang digaungkan PT TWB, yakni sustainability dan quality tourism. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Borobudur #pemerintah #tkd #Agro Eduwisata #DPSP #desa #balkondes