PURWOREJO - Objek wisata (obwis) Pantai Dewaruci yang terletak di Desa Jatimalang, Purwodadi, Purworejo masih menjadi wisata favorit saat libur Natal 2025. Selama dua hari, kunjungan Pantai Dewaruci mencapai 3.863 wisatawan.
Kepala Bidang Destinasi Wisata, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Purworejo Edi Nur Widyoko mengungkapkan, selama libur dua hari pada 25 -26 Desember 2024, kunjungan wisatawan di objek wisata yang di kelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo sebanyak 5.324 orang.
"Paling banyak kunjungan di Pantai Dewaruci Jatimalang," katanya Jumat (27/12).
Dikatakan, pada Rabu (25/12) kunjungan di Pantai Dewaruci sebanyak 2.275 wisatawan, Gua Seplawan 42 orang, Geger Menjangan 28 orang, dan kolam renang Artha Tirta sebanyak 747 orang. "Total kunjungan wisata ada di hari pertama libur ada 3.092," sebutnya.
Sedangkan, pada Kamis (26/12), kunjungan di Pantai Dewaruci sebanyak 1.588 wisatawan, Gua Seplawan 13 wisatawan, kolam renang 625 wisatawan, dan Geger Menjangan sebanyak enam orang. Total kunjungan pada Kamis (26/12) sebanyak 2.232 wisatawan.
Disebutkan, pengamanan di Pantai Dewaruci berjalan lancar. Pihaknya akan terus memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan selama libur Nataru. Tim pengamanan yang terlibat mulai dari personel Koramil, Polsek, SAR, petugas kesehatan, pihak kecamatan dan desa, serta organisasi masyarakat termasuk pramuka.
"Ada 30 personel gabungan yang bertugas mulai pukul 07.00 hingga pukul 17.00. Itu untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan selamat bagi para pengunjung," ujar tambahnya. Pengamanan gabungan tersebut masih akan dilaksanakan kembali pada 28-29 Desember 2024 dan 1 Januari 2025 yang diprediksi terjadi lonjakan wisatawan.
Edi mengimbau kepada wisatawan agar tidak berenang terlalu ke tengah laut. Mengingat, Pantai Dewaruci memiliki gelombang besar dan beberapa palung yang berbahaya. Terkait hal itu, pihaknya telah antisipasi dengan memasang papan peringatan, pembatas dengan safety line, dan bendera merah sebagai penanda area rawan,
"Kami juga telah memasang beberapa rambu peringatan dan mendirikan gardu pandang yang dilengkapi CCTV untuk memantau situasi," tambahnya. Posko kesehatan juga tersedia untuk memberikan layanan darurat jika diperlukan. (han)
Editor : Heru Pratomo