Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengungkap Pesona Candi Merak di Klaten, Wisata Sejarah Gratis yang Penuh Keajaiban

Izzatul Akmal Fikri • Jumat, 27 Desember 2024 | 17:44 WIB
Candi Merak di Klaten menyimpan keindahan arsitektur kuno dan nilai sejarah yang memukau cocok untuk pencinta budaya.
Candi Merak di Klaten menyimpan keindahan arsitektur kuno dan nilai sejarah yang memukau cocok untuk pencinta budaya.

RADAR JOGJA - Julukan "Kota Seribu Candi" memang pantas disematkan kepada Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Di daerah ini, masih banyak ditemukan candi-candi bercorak Hindu dan Buddha yang menawarkan pengalaman wisata edukatif bagi pengunjung.

Salah satu destinasi yang wajib dikunjungi adalah Candi Merak, yang terletak di Desa Karangnongko, Kecamatan Karangnongko.

Candi Merak dapat dicapai dalam waktu sekitar 15 menit berkendara dari Kantor Bupati Klaten, dengan jarak hanya 8,3 kilometer.

Setibanya di lokasi, pengunjung akan disambut oleh pemandangan indah kompleks candi yang terdiri atas satu candi induk dan tiga candi perwara.

Candi bercorak Hindu ini diperkirakan dibangun pada abad ke-8 hingga ke-10 Masehi, menjadikannya salah satu peninggalan sejarah yang bernilai tinggi.

Candi Merak memiliki dimensi panjang 8,86 meter, lebar 13,5 meter, dan tinggi 12 meter.

Struktur ini merupakan hasil pemugaran yang dilakukan oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah.

Proses pemugaran berlangsung bertahap, dimulai dari bagian kaki dan tubuh candi yang selesai pada 2007 hingga 2010, sementara bagian atapnya rampung pada 2011.

Di kompleks Candi Merak, pengunjung dapat menemukan sejumlah arca seperti Ganesa, Durga, dan Yoni, yang memperkaya nilai historis dan religius tempat ini.

Selain itu, ada pula arca Dandi dan berbagai arca dewa Hindu lainnya yang tersebar di sekitar halaman candi.

Keberadaan arca-arca ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menyelami lebih dalam kebudayaan Hindu masa lampau.

Menariknya, untuk menikmati keindahan dan kemegahan Candi Merak, pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk.

Mereka hanya perlu mengisi buku tamu di pintu masuk.

Candi ini buka setiap hari dengan jam operasional bervariasi: Senin hingga Kamis dan Sabtu pukul 07.30–17.00, Jumat pukul 07.30–14.00, serta Minggu pukul 07.30–13.30.

Selain menjadi destinasi wisata, Candi Merak juga masih digunakan sebagai tempat sembahyang umat Hindu.

Namun, aktivitas keagamaan ini tidak dilakukan setiap hari, sehingga pengunjung tetap dapat menikmati suasana tenang dan damai di sekitar candi.

Meskipun lokasinya berada di tengah perkampungan, Candi Merak tidak pernah sepi dari kunjungan wisatawan.

Setiap harinya, ada saja pengunjung yang datang untuk melihat langsung kemegahan candi ini.

Dengan nilai sejarah yang tinggi dan suasana yang memikat, Candi Merak menjadi salah satu permata tersembunyi di Klaten yang layak untuk dijelajahi.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#wisata di klaten #Candi Merak #destinasi wisata #wisata sejarah #wisata candi