Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Resmikan Toko Oleh-Oleh 24 Jam di Kawasan Penyangga Malioboro, Ini Pesan GKR Hemas kepada Wisatawan di Libur Nataru

Iwan Nurwanto • Minggu, 22 Desember 2024 | 23:37 WIB
LENGKAP: GKR Hemas saat melihat banyaknya produk oleh-oleh yang dijual di gerai Olah Oleh Raminten Jogja, Sabtu (21/12/2024).  (IWAN NURWANTO/Radar Jogja)
LENGKAP: GKR Hemas saat melihat banyaknya produk oleh-oleh yang dijual di gerai Olah Oleh Raminten Jogja, Sabtu (21/12/2024). (IWAN NURWANTO/Radar Jogja)

JOGJA - Pusat oleh-oleh berbasis budaya khas Jogja Raminten mengembangkan sektor bisnisnya. 

Kali ini, membuka gerai oleh-oleh yang buka selama 24 jam dengan nama Olah Oleh Raminten di Jalan Letjen Suprapto, Ngampilan, Kota Jogja.

Pembukaan gerai Olah Oleh Raminten dilaksanakan pada Sabtu (21/12/2024) menjelang libur natal dan tahun baru (nataru). 

Pembukaan dihadiri keluarga Keraton Yogyakarta-Jakarta seperti Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, GKR Maduretno, serta KPH Purbodiningrat.

Ratu Hemas mengatakan, pembukaan pusat oleh-oleh di daerah Ngampilan menjadi langkah yang tepat. 

Sebab Jalan Letjen Suprapto selama ini kerap menjadi lalu lalang wisatawan sekaligus sebagai kawasan penyangga Malioboro.

Artinya, dengan kehadiran pusat oleh-oleh tentu akan semakin memudahkan wisatawan untuk mendapatkan buah tangan sebelum kembali ke daerah asalnya. 

Apalagi, Olah Oleh Raminten juga merupakan pusat oleh-oleh khas Jogja yang buka selama 24 jam.

“Saya kira semua wisatawan sudah kenal dengan Raminten, kehadiran pusat oleh-oleh 24 jam ini tentu menjadi salah satu hal yang baik apalagi lokasinya juga cukup strategis,” ujar Hemas di sela pembukaan Olah Oleh Raminten.

Permaisuri Sri Sultan Hamengku Buwono X itu pun berpesan, selama masa libur nataru ini wisatawan juga diimbau dapat bertanggung jawab terhadap sampahnya sendiri. 

Baik wisatawan maupun pengelola wisata harapannya dapat mengelola sampahnya agar tidak terjadi penumpukan.

Hemas pun menyatakan, bahwa kehadiran wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta selama libur nataru ini memang dapat meningkatkan perekonomian. 

Oleh karena itu, dia meminta agar masyarakat dan pelaku usaha wisata dapat menyambut wisatawan dengan baik.

“Kedatangan wisatawan dapat membangkitkan ekonomi."

"Tapi di satu sisi, wisatawan juga jangan membuang sampah terlalu banyak terutama sampah plastik," pesan Hemas.

Sementara itu, Manajer Operasional Olah Oleh Raminten Parji Ronowijoyo menyampaikan, Olah Oleh Raminten memiliki konsep yang berbeda. 

Sebab merupakan satu-satunya pusat oleh-oleh di Yogyakarta yang buka 24 jam.

Parji membeberkan, Olah Oleh Raminten menyediakan berbagai produk khas Jogja. 

Mulai dari makanan hingga fashion tradisional yang berasal dari pelaku UMKM lokal. 

Serta menawarkan pengalaman budaya autentik berupa pengunjung dapat merasakan workshop membatik. 

Selain itu, Olah Oleh Raminten juga menghadirkan Nalika Kopi dengan menawarkan menu unggulan aneka menu jamu fusion. 

Yakni perpaduan unik antara cita rasa tradisional dan modern yang diracik dengan sempurna.

“Sesuai dengan tagline-nya, Olah Oleh Raminten beroperasi 24 jam penuh untuk melayani kebutuhan oleh-oleh wisatawan kapan saja,” tegas Parji. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#bakpia #raminten #wisata jogja #Olah Oleh Raminten Jogja #Olah Oleh Raminten #oleh-oleh jogja