Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Padukuhan Bendo, Ada Jalur Sepeda Kunjungi Pembuat Mi Lethek hingga Blangkon

Heru Pratomo • Minggu, 1 September 2024 | 14:25 WIB
KELILING KAMPUNG: Desa Wisata di Padukuhan Bendo, Trimurti, Srandakan, Bantul bisa kunjungi beberapa destinasi dan UMKM andalan setempat dengan menggunakan sepeda.
KELILING KAMPUNG: Desa Wisata di Padukuhan Bendo, Trimurti, Srandakan, Bantul bisa kunjungi beberapa destinasi dan UMKM andalan setempat dengan menggunakan sepeda.

RADAR JOGJA - Padukuhan Bendo, Kapanewon Srandakan, Bantul sudah dijadikan desa wisata sejak 2020. Lokasinya yang berada di tepi Kali Progo menjadi keunggulan tersendiri baginya menjadi jujugan wisata. Suasananya kala sore akan terdapat sunset karena dari tepi Kali Progo.

Di Bendo juga terdapat trip sepeda yang jalurnya mengelilingi ke UMKM. Satu di antaranya adalah pembuat blangkon. Tidak hanya itu, di Bendo juga ada wisata kuliner berupa pabrik pembuatan mi lethek.

 

"Pertama kali ada bakmi lethek ya Bendo itu," ujar Dukuh Bendo Partono, Jumat (30/8/2024). Mie lethek terbuat dari tepung ketela. Desa wisata yang ditonjolkan Padukuhan Bendo berkaitan mengembalikan adat budaya zaman dahulu.

Dicontohkannya bangunan masih ada yang rumah limasan joglo dan tari-tarian serta gamelan yang rutin pergelarannya. Diklaimnya, pengunjung ke Bendo sudah dari mana saja. Bukan hanya dari dalam negeri tetapi juga luar negeri.
"Lebaran kemarin TV Rumania bikin reality show di sini," imbuh Partono.
Selain itu, ada juga dari wisatawan dari Amerika dan Kanada. Ada juga pertukaran mahasiswa dari Filipina, Pakistan, Jepang, dan Bulgaria.

Dia menuturkan, Padukuhan Bendo muasalnya karena ada pohon bendo di pinggir Progo. Lantas lokasi tersebut dinamai sekarang Padukuhan Bendo. Menurutnya, itu merupakan cerita-cerita yang dituturkan dari para orang tua terdahulu.

Dia membeberkan, di Bendo ada sekitar 300an KK totalnya. Sedangkan dengan jumlah sekitar 1.100an jiwa. Latar belakang pekerjaannya bervariatif dengan maylritas petani dan peternakan.

Menurutnya, satu keunggulan destinasi yakni Kedai Bendo Nyawiji yang mana menonjolkan bekas bangunan. "Jadi ada pengalaman berbeda dari wisatawan dapatkan," tandasnya. (rul/pra)

 

Editor : Satria Pradika
#mi lethek #destinasi #Kuliner #sunset #UMKM #Jelajah desa wisata