Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menikmati Senja Bukit Paralayang Watugupit Yogyakarta dengan Keindahan Lautan Lepas dan Matahari Tenggelam, Cocok untuk Melepas Penat di Ahir Pekan

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 17 Agustus 2024 | 17:57 WIB
Suasana Paralayang Watu Gupit Yogyakarta di sore hari.
Suasana Paralayang Watu Gupit Yogyakarta di sore hari.

RADAR JOGJA - Melepas penat setelah dipadatkan aktivitas pekerjaan saatnya mengisi liburan akhir pekan. 

Menikmati senja dengan pemandangan indah Samudera Hindia dan matahari tenggelam, tempat ini menawarkan pesona alam yang memukau.

Duduk menikmati semilir air dengan menikmati alam menjadi pilihan menarik membangkitkan mood.

Salah satu destinasi wisata yang semakin populer di kalangan wisatawan adalah Bukit Paralayang Watugupit.

Terletak di kawasan Parangtritis, Bukit Paralayang Watugupit menjadi magnet bagi para penggemar olahraga paralayang dan pecinta alam.

Bukit Paralayang Watugupit terletak di Desa Girijati, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta.

Berada di ketinggian 900 meter dari permukaan laut, membuat bukit ini menawarkan pemandangan yang luar biasa indah, dengan hamparan laut selatan Jawa dan langit biru yang bersih.

Salah satu daya tarik utama Bukit Paralayang Watugupit adalah pemandangan matahari terbenam.

Bukit Paralayang Watugupit menjadi tempat yang sempurna untuk menikmati keindahan Pantai Parangtritis dari ketinggian.

Tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang memukau, Bukit Paralayang Watugupit juga dikenal sebagai salah satu lokasi terbaik untuk paralayang di Indonesia.

Angin yang stabil dan kondisi geografis yang mendukung membuat bukit ini menjadi tempat favorit bagi para pemain paralayang, baik pemula maupun profesional.

Bukit Paralayang Watugupit menawarkan kondisi terbang yang sangat baik hampir sepanjang tahun.

Angin yang bertiup dari Samudera Hindia memberikan dorongan yang sempurna untuk paralayang, dan landasan yang luas di puncak bukit menyediakan ruang yang cukup untuk lepas landas dan mendarat dengan aman.

Bagi pengunjung yang ingin mencoba paralayang, terdapat operator lokal yang menyediakan peralatan dan pelatihan dasar.

Fasilitas di Bukit Paralayang Watugupit terbilang sudah cukup lengkap.

Mulai dari area parkir, mushola, toilet, hingga tempat untuk bersantai sudah tersedia dengan baik.

Di sini, Anda juga dapat menikmati berbagai kuliner karena ada warung makan yang menawarkan beragam makanan dan jajanan.

Harganya pun cukup terjangkau, mulai dari Rp5.000.

Bagi yang ingin mencoba paralayang dan terbang di atas Pantai Parangtritis, biaya yang dikenakan adalah sekitar Rp 350.000-Rp 400.000 per orang, sudah termasuk pemandu profesional.

Untuk sampai di bukit ini, Anda perlu memasuki kawasan Parangtritis dan akan dikenakan biaya masuk area Parangtritis sebesar Rp 10.000.

Tempat wisata ini buka dari jam 09.00-19.00 WIB.

Akses menuju Bukit Paralayang Watugupit cukup mudah.

Dari pusat Kota Yogyakarta, perjalanan dapat ditempuh sekitar satu jam menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum.

Jalan menuju bukit ini sudah cukup baik, meskipun ada beberapa bagian yang menanjak dan berkelok.

Bagi pengunjung yang membawa kendaraan pribadi, tersedia area parkir yang cukup luas di sekitar bukit.

Bukit Paralayang Watugupit adalah destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam dan pengalaman unik bagi para pengunjung.

Dengan pemandangan yang indah, kondisi ideal untuk paralayang, dan akses yang relatif mudah, bukit ini menjadi pilihan yang sempurna bagi mereka yang ingin menikmati pesona alam dari ketinggian.

Namun, penting bagi kita untuk selalu menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan agar keindahan Bukit Paralayang Watugupit tetap terjaga untuk bisa dinikmati generasi mendatang. (Hasna Rafidah)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#menikmati senja #samudera hindia #Melepas Penat di Ahir Pekan #Yogyakarta #pemandangan #Gunungkidul #Kuliner #lautan lepas #Matahari Tenggelam #letak #keindahan #pantai parangtritis #Bukit Paralayang Watugupit #cocok