RADAR JOGJA – Jogja merupakan salah satu kota yang dikenal sebagai destinasi wisata sekaligus tempat berkumpulnya orang kreatif.
Bukti nyata bahwa Jogja ditempati oleh orang kreatif, terlebih anak-anak mudanya salah satunya adanya Warung Murakabi Minggir.
Berangkat dari kesadaran Asri Saraswati atau Yu Sri yang aktif dalam bidang pertanian dan kepedulian terhadap pentingnya hubungan antara manusia dengan alam dan sesama manusia, akhirnya Yu Sri mendirikan Warung Murakabi Minggir.
Dalam bahasa Jawa, Murakabi memiliki arti "saling mencukupi".
Merupakan sebuah warung kelontong yang berkonsep unik dan menarik.
Warung ini menjadi wadah bagi warga lokal mengembangkan potensinya.
Dengan menjual aneka kriya dan pangan yang mengutamakan hasil pertanian lokal, Minggir dan sekitarnya.
Salah satu contohnya beras, warung ini menyediakan berbagai jenis beras, mulai dari beras putih organik, beras merah, ketan hitam dan masih banyak lagi.
Karena sangat mengutamakan produk lokal, di warung ini gula putih di ganti dengan gula aren semut.
Warung ini juga menyediakan menu makanan legendaris seperti tiwul khas Jogja, nasi bakar dengan berbagai isian, dan berbagai menu lainnya.
Di warung ini kamu dapat menikmati aneka minuman rempah dan aneka cemilan juga berlangganan aneka kebutuhan dapur.
Pengiriman akan dilakukan setiap hari Kamis, di setiap minggunya.
Selain itu juga tersedia paket makan besar, tour area pengolahan rempah, kebun rempah dan herbal.
Namun harus melakukan reservasi terlebih dahulu dan minimum untuk 10 orang.
Di waktu-waktu tertentu Warung Murakabi Minggir juga melakukan beberapa aktivitas seru.
Salah satunya, seperti makan bersama tematik dari kebon dan bersepeda sekitar warung.
Kini warung ini telah menjadi pusat kegiatan bagi masyarakat setempat.
Masyarakat dapat menikmati hasil alam sekitar sesuai dengan potensinya.
Semangat gotong royong, kearifan lokal dan kemandirian menjadi landasan utama Mukarabi Minggir.
Murakabi Minggir kini menjadi harapan baru bagi petani untuk memasarkan produk mereka.
Produk yang tentunya tak kalah kualitasnya dengan impor, sehingga hasil alam bisa dinikmati oleh sesama.
Bagi kamu yang penasaran dengan warung unik yang satu ini, bisa langsung mengunjunginya.
Berlokasi di Kedung prahu, Sandangrejo, Minggir, Sleman, Yogyakarta.
Warung ini buka mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB. Spesial untuk hari Minggu buka 24 jam. (Indah Wahyuni Saputri)
Editor : Meitika Candra Lantiva