Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hidden Gem! Ini Dia Destinasi Wisata Gratis: MuseumKu Gerabah Timbul Raharjo di Kasongan yang Instagramable Wajib Dikunjungi

Winda Atika Ira Puspita • Sabtu, 20 Juli 2024 | 00:05 WIB
Hidden Gem Museum Instagramable, Desa Wisata Kasongan.
Hidden Gem Museum Instagramable, Desa Wisata Kasongan.


RADAR JOGJA - Yogyakarta, terkenal dengan keanekaragaman destinasi wisata. Bahkan menjadi salah satu provinsi di Indonesia dengan destinasi favorit untuk kunjungan wisata.

Jogja juga memiliki beragam wisata tematik mulai dari wisata alam, edukasi, dan lain-lain.

Terlebih, ada destinasi wisata yang menggabungkan sejarah, seni, dan budaya dalam satu paket menarik yakni, MuseumKu Gerabah Timbul Raharjo di Desa Wisata Kasongan merupakan tempat yang wajib dikunjungi.

Didirikan oleh Timbul Raharjo, seorang seniman legendaris dan mantan rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, museum ini bukan hanya sebuah galeri seni tetapi juga sebuah monumen yang mengabadikan warisan industri gerabah Kasongan.

Dengan desain bangunan yang unik dan koleksi yang memukau, MuseumKu Gerabah menawarkan pengalaman visual yang mengesankan serta kesempatan untuk menjelajahi keindahan dan kekayaan budaya lokal.

Magistyo Tahun Emas Raharjo, pemilik MuseumKu Gerabah sekaligus putra mendiang Timbul Raharjo, mengungkapkan bahwa museum ini memiliki sekitar 80 hingga 100 koleksi.

Selain gerabah, pengunjung juga bisa melihat kerajinan khas Timbul Raharjo, seperti replika kuda dan singa dari aluminium serta lukisan.

Museum seluas 2.000 meter persegi ini membutuhkan waktu tiga tahun untuk dibangun dan dibuka untuk umum pada 8 November.

Saat memasuki area MuseumKu Gerabah, wisatawan akan terkagum dengan desain bangunan yang unik dan estetis.

Setiap sudut museum ini menjadi spot foto yang Instagramable, karena semua desain bangunan adalah karya Timbul Raharjo, seorang seniman profesional.

Setiap sudut bangunan di MuseumKu Gerabah juga sarat akan makna tentang gerabah dan Kasongan.

Misalnya, wisatawan dapat melihat dinding bangunan utama yang dipenuhi bongkahan gerabah berbentuk bulat.

Selain itu, pengunjung bisa menjumpai bangunan unik berbentuk bulat yang merepresentasikan kendi atau tempat menyimpan air minum dari tanah liat.

Lukman Azis Manajer Operasional MuseumKu Gerabah menjelaskan, bahwa tidak ada tiket masuk ke museum ini, alias pengunjung bisa masuk secara gratis.

Namun, pengunjung diwajibkan untuk membeli makanan dan minuman di restoran MG Kitchen yang berada dalam satu lokasi.

MG Kitchen, yang berada di dalam MuseumKu Gerabah, menawarkan berbagai hidangan dengan harga mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 35.000.

Selain itu, tersedia berbagai minuman dengan harga mulai dari Rp 7.000 hingga Rp 15.000.

Jika ingin berkunjung, MuseumKu Gerabah terletak di Kajen, Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Museum ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 22.00.

MuseumKu Gerabah merupakan destinasi yang memadukan sejarah, seni, dan budaya dalam satu tempat.

Dengan keahlian membuat gerabah yang diwariskan secara turun-temurun, desa ini telah menjadi ikon Kabupaten Bantul dan menarik wisatawan dari berbagai penjuru.

MuseumKu Gerabah, yang didirikan oleh mendiang Timbul Raharjo, semakin memperkaya pengalaman berkunjung dengan koleksi seni yang unik dan desain bangunan yang estetis.

Baca Juga: Rekomendasi Kafe Pet Friendly di Jogja: Temukan Tempat Hangout Nyaman Bersama Hewan Peliharaan!

Kunjungan ke sini memberikan pengalaman lengkap yang tak terlupakan.

Bagi yang ingin menyaksikan keindahan kerajinan tradisional dan menikmati suasana seni yang khas, MuseumKu Gerabah adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi.(Izzatul Akmal Fikri)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#ikon #kabupaten bantul #Yogyakarta #timbul raharjo #Desa Wisata Kasongan #gerabah #destinasi wisata #menarik wisatawan #seniman legendaris #MuseumKu Gerabah Timbul Raharjo #seniman profesional #mantan rektor #Institut Seni Indonesia (ISI)