Klenteng secara umum berasitektur tradisional Tionghoa dengan ornament naga, lampion, dan berwarna merah.
Seperti klenteng satu ini, yang merupakan klenteng Cina tertua yang ada di Semarang. Klenteng Sam Poo Kong.
Berlokasi di Jalan Simongan No. 129, Bongsari, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Klenteng ini dengan gaya arsitektur Cina dan Jawa pada abad ke-14. Bangunan ini meliputi area seluas 1.020 meter persegi.
Klenteng ini dicat dengan warna merah yang megah dan dimahkotai dengan atap dari pagoda yang berlapis tiga, khas dari budaya Asia Timur.
Pondasi klenteng ini dibangun pertama kali oleh Laksamana Cheng Ho, seorang penjelajah muslim yang berasal dari Cina Daratan.
Awalnya Sam Poo Kong merupakan sebuah petilasan bekas tempat pendaratan Cheng Ho saat berlabuh di Tanah Jawa.
Di dalam klenteng dihiasi dengan relief batu yang menggambarkan perjalanan Laksamana Cheng Ho.
Selain itu juga terdapat patung Sam Poo Kong yang terbuat dari emas dan perunggu.
Harga tiket masuk ke wisata ini berkisar Rp. 15.000 untuk dewasa dan Rp. 10.000 untuk anak-anak dihari Senin hingga Jumat.
Sedangkan untuk hari libur berkisar Rp. 20.000 untuk dewasa dan Rp. 15.000 untuk anak-anak. Buka setiap hari pukul 09.00 hingga 20.00 WIB.
Klenteng ini banyak didatangi wisatawan baik berwisata maupun beribadah.