Masjid tersebut bernama Masjid Ar Rahman, masjid ini berbentuk kapal pesiar. Berada di Desa Kembangbelor, Pacet, Mojokerto.
Masjid ini dibangun dengan setinggi 5 lantai, pembangunan masjid ini berlangsung mulai dari 2016 hingga 2021.
Masjid ini terletak di halaman Vila Durian Doa Yatim Sejahtera.
Pembangunan masjid ini merupakan ide dari Gus Amirul Mukminin dari Pondok Pesantren Sumber Pendidikan Mental Agama Allah di Lamongan.
Ia juga memotivasi dirinya untuk mendirikan Vila Durian Doa Yatim Sejahtera.
Lantai pertama masjid ini adalah asrama putri yang dulunya Vila Durian Doa Yatim mengasuh anak yatim, piatu, dan duafa.
Lantai kedua berbentuk dek kapal khusus untuk ibadah.
Lalu lantai ketiga adalah aula masjid, sedangkan lantai 4 dan 5 untuk penginapan dan tempat bersantai bagi tamu panti asuhan.
Masjid ini memiliki luas 45 x 25 meter persegi yang benar-benar mirip dengan sebuah kapal pesiar.
Masjid ini didesain kapal pesiar dengan makna penyelamat persoalan sosial, karena penghuni masjid ini adalah beragam penyandang masalah sosial yang tidak hanya beragama muslim.
Baca Juga: 900 Pelajar SD hingga SMA se-Gunungkidul Lakukan Manasik Haji
Pada tempat shalat imam dan mimbar khotib didesain layaknya ruang pengemudi kapal.
Terdapat setir kapal, kompas, monitor kemudi, jangkar, derek jangkar, hingga lukisan laut di dinding.
Biaya pembangunan masjid Ar Rahman ini mencapai anggaran Rp2,5 miliar.