Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Good News, Banyak Peminat Jalur KRL Jogja-Solo Bakal Diperpanjang sampai Madiun

Winda Atika Ira Puspita • Sabtu, 4 Mei 2024 | 05:29 WIB
RAMAI : Penumpang KRL Jogjakarta Solo. (KAI COMUTER for RADAR JOGJA)
RAMAI : Penumpang KRL Jogjakarta Solo. (KAI COMUTER for RADAR JOGJA)

 

 

 

RADAR JOGJA - Kementerian Perhubungan (kemenhub) berencana akan mengembangkan layanan angkutan umum Kereta Api Listrik Jogja-Solo.

Tak hanya sampai Palur, nantinya akan ada perpanjangan relasi KRL sampai ke Madiun, Jawa Timur.

Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto mengatakan, pengembangan jalur KRL dari Jogja-Solo ke Madiun itu karena terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi di daerah pinggiran Jogjakarta dan Solo.

"Tidak ada jalur baru ini perpanjangan relasi yang rencana akan diperpanjang sampai Madiun. Jadi dari Jogja bisa transit ke Solo kemudian dilanjutkan hingga ke Madiun," katanya Jumat sore (3/5).

Asdo menjelaskan sejak Prameks dan KRL dengan relasi Jogja-Solo beroperasi pada 2017 silam, berdampak terhadap pembangunan permukiman dan kawasan industri di sekitar jalur KRL di Jogja-Solo juga semakin tinggi saat ini.

Kawasan pinggiran di kedua wilayah itu muncul hunian yang sebagian besar dihuni pekerja lintas kota yang menggunakan moda transportasi kota.

Dampaknya pengguna kereta lokal seperti KRL di sejumlah stasiun seperti Stasiun Maguwo, Stasiun Prambanan hingga Stasiun Palur juga makin meningkat.

"Begitu pula pengguna commuter line di lima lain seperti Stasiun Ceper, Delanggu, Gawok dan Srowot," ujarnya.

Asdo menyebut, pertumbuhan hunian itu menjadikan pengguna kereta Prameks dan KRL meningkat drastis. Di awal operasi tercatat hanya 150-200 penumpang per hari.

Sedangkan saat ini jumlahnya bisa menembus 2 ribu pengguna per hari. Di akhir pekan, penumpang bisa mencapai 3 ribu orang.

Bahkan di Kabupaten Klaten, sektor transportasi berkontribusi menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi terbesar dengan kenaikan signifikan 79,27 persen pada 2022

"Kalau weekend ada lebih dari 3 ribu penumpang KRL yang naik di stasiun-stasiun terdekat. Pertumbuhan ekonomi ini yang jadi salah satu alasan penambahan relasi (KRL) hingga ke Madiun," jelasnya.

Saat ini, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) tengah menunggu prasarana yang dibangun. Khususnya untuk jalur aliran listrik untuk KRL hingga ke Madiun untuk pengoperasian KRL.

"Saat ini, jalur listrik baru sampai di Stasiun Palur. Ke depan kalau ada penugasan lagi, pemerintah membangun jaringan listriknya tentu saja diteruskan dari Palur sampai dengan Madiun," tambahnya.

Vice President (VP) Commercial KAI Commuter Gotro Nur Riyadi menambahkan, selama 2023 pengguna Commuter Line Jogja-Solo mencapai 6.453.099 orang. Jumlah ini meningkat 44 persen dari tahun sebelumnya.

"Begitu pula Prameks yang dinaiki 882.046 penumpang. Angka ini naik 26 persen dari 2022," jelasnya.

Volume pengguna 2023 Commuter Line Jogja-Solo pada hari kerja, mencapai 17.342 orang. Di akhir pekan bahkan menembus angka 22.703 orang. Sedangkan untuk Commuter Line Prameks, pengguna hari biasa 2.169 orang, pengguna akhir pekan 2.897 orang.

"Dalam sehari, Commuter Line Jogja-Solo melakukan 24 perjalanan dan Commuter Line Prameks 8 perjalanan. Selain itu, telah ada penambahan dua stasiun baru, yakni Stasiun Solo Jebres dan Stasiun Palur," imbuhnya. (wia)

Editor : Heru Pratomo
#Kemenhub #Jogja-Solo #kereta api listrik #madiun #KRL