Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Momentum Waisak, Okupansi Hotel di Magelang Capai Segini

Naila Nihayah • Minggu, 28 April 2024 | 22:25 WIB

 

SEPI: Suasana lobi Grand Artos Hotel & Convention Magelang saat malam hari. 
SEPI: Suasana lobi Grand Artos Hotel & Convention Magelang saat malam hari. 

MUNGKID - Perayaan Tri Suci Waisak 2568 BE/2024 di Candi Borobudur jatuh pada Kamis, 23 Mei 2024.

Kendati masih lebih dari tiga minggu, tapi okupansi sejumlah hotel di Magelang sudah penuh. Hal itu menjadi angin segar bagi mereka.

General Manager Grand Artos Hotel & Convention Magelang Sugeng Sugiantoro mengaku kebanjiran pesanan untuk tamu yang merayakan Waisak.

"Tanggal 22 dan 23 Mei, (okupansi) kami sudah penuh 100 persen. Total ada 192 kamar," ujarnya, Minggu (28/4/2024).

Dia menyebut, pemesanan itu bahkan sudah diterima sejak pekan lalu atau satu bulan sebelum Waisak.

Rata-rata memesan kamar selama dua malam dan check out pada Jumat (24/5/2024).

Kebanyakan tamu yang pesan berasal dari luar wilayah Jawa Tengah.

Seperti Jakarta, Jawa Barat, dan lainnya.

Para tamu, lanjut dia, banyak yang memesan secara online lewat beberapa aplikasi. Termasuk website hotel.

Kendati sudah penuh, tapi masih ada tamu yang hendak memesan kamar untuk bermalam di Grand Artos Hotel & Convention Magelang.

"Kami berharap mudah-mudahan di daerah Borobudur, homestay, balkondes, penginapan, penuh. Apalagi acara di Candi Borobudur, kita yang berada di perbatasan antara kota dan Kabupaten Magelang saja, kita penuh," ujar Sugeng.

Hal senada juga disampaikan General Manager Atria Hotel Magelang Chandra Irawan. Okupansi hotelnya sudah penuh 100 persen pada 23 Mei 2024.

Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu! Peran Penting Serat pada Anak yang Mengalami Alergi

"Alhamdulillah (hotel) Atria sudah penuh (dipesan). 142 kamar full dipesan," kata Chandra.

Pemesan kamar untuk gelaran Waisak ini, kata Chandra, kebanyakan dipesan untuk satu malam saja, yakni Kamis (23/5/2024).

Mereka para pemesan berasal dari Bimas Buddha Kemenag RI, kemudian travel agent, dan grup fotografer.

Dihubungi terpisah, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Magelang Usep Syarifudin mengatakan, gelaran Waisak memberi dampak baik terhadap industri perhotelan dan penginapan.

Sejumlah hotel sudah dipesan. Ada yang menginap satu maupun dua malam.

Rata-rata, kata dia, okupansi hotel sudah penuh pada Kamis (23/5/2024).

"Tanggal 23 Mei itu rata-rata sudah pada penuh. Pemesan itu mayoritas dari Jakarta dan Surabaya. Bahkan, ada yang datang untuk berwisata tahunan," bebernya.

Menurutnya, selain umat Buddha yang hendak mengikuti perayaan Waisak, ada juga wisatawan yang memang saban tahun berwisata ke Candi Borobudur.

Terutama untuk menyaksikan festival lampion. Hal itulah yang menjadi satu faktor penuhnya okupansi penginapan di Magelang.

Usep menambahkan, rata-rata pemesan tersebut diterima satu bulan sebelum Waisak.

Dia memprediksi, pada Kamis (23/5/2024), okupansi seluruh hotel di kawasan Candi Borobudur bisa mencapai 100 persen.

Hal itu dapat berdampak pada calon wisatawan yang hendak melakukan pemesanan kamar mendekati hari H.

"Untuk nyari (kamar hotel) di tanggal itu (23 Mei) agak kesulitan. Jadi mungkin akan membuka peluang pada homestay," katanya. (aya)

Editor : Bahana.
#Borobudur #Magelang #kunjungan #Hotel #Wisata #waisak #okupansi hotel #kunjungan wisata